RANCANG BANGUN MOTURINE (MOBILE TANK URINE) UNTUK PASIEN STROKE DENGAN KONDISI INKONTINENSIA URIN DENGAN MENGGUNAKAN METODE ERGONOMIC FUNCTION DEPLOYMENT (EFD) (Stusi Kasus : RS Islam Sultan Agung Semarang)

ROCHMAN, ISYHAD KABIRUR (2023) RANCANG BANGUN MOTURINE (MOBILE TANK URINE) UNTUK PASIEN STROKE DENGAN KONDISI INKONTINENSIA URIN DENGAN MENGGUNAKAN METODE ERGONOMIC FUNCTION DEPLOYMENT (EFD) (Stusi Kasus : RS Islam Sultan Agung Semarang). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[img] Text
Teknik Industri_31602000120_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (116kB)
[img] Text
Teknik Industri_31602000120_fullpdf.pdf

Download (2MB)

Abstract

Prevalensi penderita stroke tidak hanya banyak terjadi di negara maju tetapi juga di negara berkembang, termasuk Indonesia. Di Indonesia, stroke merupakan penyakit nomor tiga yang mematikan setelah jantung dan kanker. Masalah kesehatan yang timbul akibat stroke sangat bervariasi tergantung kepada luasnya daerah otak yang mengalami infark (nekrosis iskemik akibat adanya penyumbatan pembuluh nadi) dan lokasi pembuluh nadi yang terkena. Retensi urin 21%-47% dapat terjadi pada pasien stroke, tetapi kejadian inkontinensia urin lebih sering terjadi yakni 21-35% pada pasien stroke fase akut. Inkontinensia urin (IU) oleh International Continence Society (ICS) didefinisikan sebagai keluarnya urin yang tidak dapat dikendalikan atau dikontrol; secara objektif dapat diperlihatkan dan merupakan suatu masalah sosial atau higienis. Inkontinensia urin dapat menimbulkan dampak yang merugikan dan mempengaruhi kualitas hidup pasien. Berdasarkan dari permasalahan diatas dilakukan sebuah penelitian mengenai hal-hal yang berkaitan dengan penanganan inkontinesia urin, dengan menggunakan metode Ergonomic Function Deployment (EFD) didapatkan hasil bahwa penanganan inkontinensia urin khususnya dalam hal pengelolaan urinnya dianggap masih memiliki beberapa kekurangan, diantaranya penggunaan dower catheter yang hanya bisa dilakukan oleh tenaga medis, hal ini cukup menyulitkan bagi pasien rawat jalan serta penggunaan diaper yang dinilai tidak cukup tahan lama dalam penggunaannya. Kekurangan tersebut menjadi acuan dalam merancang sebuah alat penanganan inkontinensia urin yang baru. Alat baru ini merupakan hasil kombinasi dari dua alat penanganan urin yang selama ini digunakan yaitu dower catheter dan diaper dengan penambahan fitur baru guna memaksimalkan fungsinya. Kata kunci: Ergonomic Function Deployment, diaper, dower catheter, Inkontinensi Urin, Stroke

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Teknologi Industri
Fakultas Teknologi Industri > Teknik Industri
Depositing User: Pustakawan 4 UNISSULA
Date Deposited: 24 Jul 2023 03:07
Last Modified: 24 Jul 2023 03:07
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/27678

Actions (login required)

View Item View Item