library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

ANALISA TEGANGAN LEBIH AKIBAT SURJA PETIR DARI TRANSMISI YANG MASUK KE TRAFO DAYA I 20 MVA DI GARDU INDUK 150 KV BUMI SEMARANG BARU (BSB) DENGAN METODE DIAGRAM TANGGA

Detail Tugas Akhir

ANALISA TEGANGAN LEBIH AKIBAT SURJA PETIR DARI TRANSMISI YANG MASUK KE TRAFO DAYA I 20 MVA DI GARDU INDUK 150 KV BUMI SEMARANG BARU (BSB) DENGAN METODE DIAGRAM TANGGA

RATNASARI, ANGGITA DWI (2022) ANALISA TEGANGAN LEBIH AKIBAT SURJA PETIR DARI TRANSMISI YANG MASUK KE TRAFO DAYA I 20 MVA DI GARDU INDUK 150 KV BUMI SEMARANG BARU (BSB) DENGAN METODE DIAGRAM TANGGA. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Teknik Elektro_30601700051_fullpdf.pdf
PDF
Text
Teknik Elektro_30601700051_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (130kB)

Abstract

Surja petir yang datang dari saluran transmisi sangat berbahaya bagi peralatan yang ada pada gardu induk, terutama transformator. Transformator adalah komponen utama yang sangat penting dari gardu induk. Akibat terjadi kerusakan di transformator maka distribusi energi listrik ke konsumen dapat mengalami gangguan. Oleh sebab itu, diperlukan arrester guna mengatasi tegangan surja petir agar terhindar dari kerusakan transformator pada gardu induk. Lightning arrester dipasang di dalam gardu induk dan di dekat transformator.
Peneliatan ini membahas tentang Analisa Tegangan Lebih Akibat Surja Petir Dari Transmisi Yang Masuk Ke Trafo Daya I 20 MVA Di Gardu Induk 150 kV Bumi Semarang Baru (BSB) Dengan Metode Diagram Tangga. Model ditetapkan sebagai single line diagram GI 150/20 kV lengkap dengan Arrester dan Trafo daya pada penyulang. Parameter yang ditentukan antara lain adalah: tegangan, impedansi surja, spesifikasi Arrester-Trafo daya.
Terdapat empat kondisi untuk menganalisa kemampuan arrester dalam melindungi transformator pada gardu induk 150 kV Bumi Semarang Baru (BSB) dari surja petir. Empat kondisi tersebut yaitu arrester 1 dan arrester 2 baik, arrester 1 rusak dan arrester 2 baik, arrester 1 baik dan arrester 2 rusak, dan arrester 1 dan arrester 2 rusak. Dari Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformator dapat terlindungi dari surja petir dengan satu arrester saja. Jika dipasang dua arrester akan lebih baik lagi. Namun apabila tidak dipasang arrester, kondisi tersebut sangat berbahaya karena akan menyebabkan transformator rusak, karena tegangan yang muncul pada transformator yaitu sebesar 939,06 kV, melebihi nilai BIL transformator yaitu 650 kV.

Kata kunci : Transmisi, Surja petir, transformator, arrester, GI 150/20 kV BSB

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints