PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS V SDN KARANGSARI 02 DEMAK
Berkas Tugas Akhir
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Pemecahan masalah adalah salah satu aspek berfikir tingkat tinggi, sebagai proses menerima masalah dan berusaha menyelesaikan masalah tersebut. Dalam pemecahan masalah terdapat empat indikator yaitu: memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali. Kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik di SDN Karangsari 02 Demak masih tergolong rendah. Sehingga sangat diperlukan model pembelajaran
yang inovatif, salah satunya menggunakan model pembelajaran two stay two stray
yang dapat meningkatkan kemampuan peserta didik dalam mengkomunikasikan pikirannya dengan baik melalui lisan maupun tulisan serta mengungkapkan ide atau gagasan matematika melalui diskusi kelompok maupun antar kelompok. Penelitian
ini menggunakan metode kuantitatif eksperimen dengan desain pre-eksperimental design. Sampel diambil menggunakan sampel sistematis dari populasi sebanyak 48 dan diambil sebanyak 45 peserta didik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui
pengaruh model pembelajaran two stay two stray terhadap kemampuan pemecahan
masalah matematika peserta didik kelas V SDN Karangsari 02 Demak. Hasil uji normalitas berdistribusi normal, dilihat pada nilai pretest dan posttest dari LMaks pretest 0.957 dan posttest 0.963 yang nilainya < LTabel yaitu 0.134. untuk uji
hipotesis berupa uji t (paired sample t test) menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang dilihat dari nilai lower dan upper bernilai negative dan nilai sig. (2-tailed)
memperlihatkan angka 0.000 yang berarti < 0.05. Kata Kunci: Pemecahan Masalah, Model Two Stay Two Stray
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
