TANGGUNG JAWAB NOTARIS TERHADAP PEMBUATAN AKTA DAN PENYIMPANAN MINUTA AKTA SECARA ELEKTRONIK

RENO, RENO (2022) TANGGUNG JAWAB NOTARIS TERHADAP PEMBUATAN AKTA DAN PENYIMPANAN MINUTA AKTA SECARA ELEKTRONIK. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[img] Text
21302000150_fullpdf.pdf

Download (1MB)
[img] Text
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (224kB)

Abstract

Tanggung jawab notaris dalam tugas dan wewenangnya untuk membuat serta menyimpan minuta secara elektronik seringkali dipertanyakan. Dalam praktiknya seringkali ditemukan kendala maupun keuntungan yang diperoleh dari proses pembuatan serta penyimpanan minuta akta secara elektronik, hal ini karena adanya pengaruh dari perkembengan teknologi yang menuntut Notaris dalam melaksanakan pelayanan terhadap masyarakat secara efektif dan efisien. Kemudian sikap tanggung jawab apa yang akan dilakukan oleh Notaris ketika mengalami kendala dalam proses tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa proses dan tanggung jawab notaris dalam pembuatan dan penyimpanan minuta akta secara elektronik. Metode pendekatan penelitian yang digunakan dalan tesis ini adalah metode penelitian hukum yuridis sosiologis. Spesifikasi penelitian ini menggunakan deskriptif analisis. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang meliputi UUD 1945; Undang-Undang No.2 Tahun 2014; Undang-Undang Hak Tanggungan; Kitab Undang-Undang Hukum Perdata; Kitab Undang-Undang Pidana, serta data sekunder berisi buku-buku dan dokumen pendukung lainnya. Pengumpulan data penelitian dengan teknik wawancara dan studi dokumen atau bahan pustaka. Metode analisa data yang digunakan dalam menganalisis data adalah analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa : Pertama, Pembuatan akta secara elektronik belum memperoleh landasan hukum yang kuat, sehingga belum memberikan jaminan kepastian hukum. Kepastian hukum dapat tercapai, jika tidak terdapat ketentuan yang saling bertentangan antara undang- undang yang satu dengan yang lainnya. Kedua, Penyimpanan minuta akta secara elektronik sudah dapat dilakukan karena beberapa undang- undang sudah memperbolehkan. Syarat minuta akta yang disimpan secara elektronik adalah akta otentik yang harus tetap dibuat dan disimpan secara konvensional. Kata kunci : Tanggung Jawab, Pembuatan dan Penyimpanan Minuta Akta, Elektronik

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Pascasarjana > Magister Kenotariatan
Depositing User: Pustakawan 1 UNISSULA
Date Deposited: 12 Jan 2023 03:58
Last Modified: 12 Jan 2023 03:58
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/26601

Actions (login required)

View Item View Item