PERTANGGUNGJAWABAN HUKUM KELALAIAN NOTARIS DALAM MELAKUKAN PENDAFTARAN JAMINAN FIDUSIA SECARA ELEKTRONIK (STUDI KASUS DI PT. WAHANA OTTOMITRA MULTIARTHA TBK (WOM FINANCE) DI KABUPATEN BREBES)

CHRISMETIN, LAURA (2022) PERTANGGUNGJAWABAN HUKUM KELALAIAN NOTARIS DALAM MELAKUKAN PENDAFTARAN JAMINAN FIDUSIA SECARA ELEKTRONIK (STUDI KASUS DI PT. WAHANA OTTOMITRA MULTIARTHA TBK (WOM FINANCE) DI KABUPATEN BREBES). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[img] Text
21302000045_fullpdf.pdf

Download (1MB)
[img] Text
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (176kB)

Abstract

Tesis ini akan mengupas dan mebahas agar dapat menganalisa serta dapat mengetahui mengenai pertanggungjawaban hukum terhadap kelalaian Notaris dalam melakukan pendaftaranjaminan fidusia secara elektronik . Pada pendaftaran jaminan fidusia online terdapat tanggung jawab besar yang ada pada Notaris karena setelah selesai melakukan pengisian data untuk melanjutkan akses berikutnya, Notaris diminta untuk menyetujui terlebih dahulu pernyataan bahwa semua data yang terdapat pada formulir sudah benar dengan cara menandai pernyataan. Pelanggaran terhadap jabatan notaris pada akhirnya akan menimbulkan pertanggungjawaban bagi pengemban profesi, baik itu bertanggungjawab secara adminstratif maupun mengganti kerugian secara perdata, lebih jauh lagi notaris dapat bertanggungjawab secara pidana apabila seorang notaris melanggar KUHPidana dalam melaksanakan tugas dan jabatannya. Pada pendaftaran jaminan fidusia online notaris juga dapat dimintai pertanggungjawabannya dari sisi hukum pidana apabila notaris terbukti melakukan pemalsuan data saat menginput data pada pendaftaran jaminan fidusia online. Penelitian ini merupakan penelitian Yuridis Sosiologis dengan menekankan penelitian yang bertujuan memperoleh pengetahuan hukum secara empiris dengan jalan terjun langsung ke objeknya. Bahan Hukum yang digunakan dalam penelitian hukum ini adalah bahan hukum primer , bahan hukum skunder dan bahan hukum tersier. Notaris dalam melaksanakan tugas apalagi berhubungan dengan membuat sertifikat harus professional sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku dan notaris harus bisa meminimalisasi kesalahan-kesalahan pada saat bekerja karena kekurang hati-hatian notaris bisa disebut dengan mall praktik dan dapat dituntut oleh klien sebagai pertanggungjawaban dari sebuah profesi yang diemban oleh notaris. Pertanggungjawaban hukum karena kelalaian Notaris Bahwa seseorang bertanggungjawab secara hukum atas perbuatan tertentu atau bahwa dia bertanggungjawab atas suatu sanksi bila perbuatannya bertentangan dengan hukum yang berlaku. Seseorang bertanggungjawab atas perbuatannya sendiri, maksudnya adalah bahwa subjek hukum identik dengan subjek dan kewajiban hukum. Setiap orang termasuk pemerintah harus mempertanggungjawabkan setiap tindakannya, baik karena kesalahan atau tanpa kesalahan. Pertanggungjawaban hukum yang dimaksud adalah tanggung jawab hukum secara pidana, perdata maupun administrasi negara Kata Kunci : Pertanggungjawaban Hukum, Notaris, Jaminan Fidusia

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Pascasarjana > Magister Kenotariatan
Depositing User: Pustakawan 1 UNISSULA
Date Deposited: 12 Jan 2023 04:22
Last Modified: 12 Jan 2023 04:22
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/26378

Actions (login required)

View Item View Item