PROSES PENYIDIKAN TINDAK PIDANA PEMBALAKAN LIAR DI POLRES BATANG

R. YONANTA EP, R. YONANTA EP (2022) PROSES PENYIDIKAN TINDAK PIDANA PEMBALAKAN LIAR DI POLRES BATANG. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[img] Text
20302000105_fullpdf.pdf

Download (2MB)
[img] Text
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (37kB)

Abstract

Bahwa proses penyidikan Tindak Pidana illegal logging/ Pembalakan Liar di Polres Batang mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Selama 3 (tiga) tahun terakhir, telah terjadi peningkatan yang semakin bertambah untuk tindak pidana illegal logging di Kabupaten Batang. Oleh karena itu, masalah ilegal logging yang terjadi di Kab. Batang, harus segera ditangani dengan optimal, sehingga hutan yang ada di Kabupaten Batang tidak semakin musnah. Apabila hutan di Kab. Batangyang fungsi utamanya adalah sebagai penyokong utama kehidupan manusia ternyata musnah karena ulah pihak-pihak tertentu, maka dikhawatirkan bencana alam akan sulit terelakkan, bahkan wilayah-wilayah akan rentan dengan Banjir, tanah longsor. Selain itu kehidupan ekosistem akan banyak yang terganggu dan mengakibatkan kerusakan fatal pada kehidupan makhluk hidup, bukan hanya terjadi pada manusia, akan tetapi pada seluruh makhluk hidup. Karena itulah hutan memegang peranan penting dalam kehidupan makhluk hidup. Terkait permasalahan tersebut, Penulis tertarik untuk mengambil judul "Proses Penyidikan Tindak Pidana Pembalakan Liar di Polres Batang". Maksud dan tujuan pembuatan Tesis ini untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana proses penyidikan tindak pidana pembalakan liar di Polres Batang dan menganalisis hambatan-hambatan pada proses penyidikan tindak pidana pembalakan liar di Polres Batang dan memberikan solusi pada proses penyidikan tindak pidana pembalakan liar di Polres Batang. Metode penelitian yang dipergunakan adalah jenis penelitian hukum yuridis sosiologis, yang bertujuan untuk memperoleh pengetahuan hukum secara empiris dengan jalan terjun langsung ke obyeknya. Penelitian Yuridis Sosiologis adalah penelitian hukum menggunakan data sekunder sebagai data awalnya, yang kemudian dilanjutkan dengan data primer dilapangan atau terhadap masyarakat, meneliti efektivitas suatu Peraturan Menteri dan penelitian yang ingin mencari hubungan (korelasi) antara berbagai gejala atau variabel, sebagai alat pengumpulan datanya terdiri dari studi dokumen atau bahan pustaka dan wawancara (kuisoner). Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan beberapa hambatan-hambatan dalam penanganan tindak pidana illegal logging di Polres Batang, diantaranya yaitu: 1) Perkara tindak pidana illegal logging yang dilakukan secara korporasi/ corporate; 2) Kesulitan dalam proses pembuktian 3) Saksi ahli yang dipergunakan dari Perhutani 4) Lemahnya penegakan hukum di bidang illegal logging; 5) illegal logging harus diberantas sampai dengan akarnya; 6) Ketentuan Hukum Pidana Kehutanan tidak dapat Menyentuh Aktor Intelektual. 7) Diduga adanya sistem “Tumpang tebang Resmi”; Sedangkan beberapa solusi dalam proses penanganan perkara tindak pidana illegal logging/ pembalakan liar diantaranya: 1) Bekerja sama dengan Aparat Penegak Hukum setiap kali ada penebangan Resmi 2) Bekerja sama dengan Aparat Penegak Hukum dalam kegiatan “Patroli Gabungan” 3) Kesulitan mengungkap “Jaringan illegal logging”; 4) Bekerja sama antara Aparat Penegak Hukum dengan membuat “MoU” untuk setiap peristiwa illegal logging 5) Membuat suatu “Terobosan”, yang membedakan antara Kayu Hasil Hutan Negara dengan Kayu Jati Hutan Rakyat, dengan kecanggihan tekhnologi yang dapat membantu mengamankan seluruh asset-aset Negara. 6) Bekerja sama dengan Kementrian Lingkungan Hidup untuk menyediakan “Saksi Ahli Kehutanan” yang kompeten. Kata Kunci : illegal logging, Pembalakan Liar

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Pascasarjana > Magister Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 1 UNISSULA
Date Deposited: 10 Jan 2023 07:43
Last Modified: 10 Jan 2023 07:43
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/26365

Actions (login required)

View Item View Item