FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT PENDERITA KUSTA TIPE MULTIBASILAR - (Studi Observasi Analitik Wilayah Kerja Kabupaten Kudus)

Hidayanti, Syarifa Tris (2014) FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT PENDERITA KUSTA TIPE MULTIBASILAR - (Studi Observasi Analitik Wilayah Kerja Kabupaten Kudus). Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
cover_1.pdf

Download (109kB) | Preview
[img]
Preview
Text
daftar isi_1.pdf

Download (544kB) | Preview
[img]
Preview
Text
abstrak_1.pdf

Download (556kB) | Preview
[img]
Preview
Text
daftar pustaka_1.pdf

Download (555kB) | Preview

Abstract

Penyakit kusta tipe Multibasilar membutuhkan pengobatan jangka panjang 12-18 bulan, sehingga diperlukan kepatuhan bagi penderitanya. Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya perilaku kepatuahan antara lain pengetahuan, pendidikan, sikap, jarak, dukungan keluarga, dukungan petugas kesehatan, reaksi kusta dan cacat kusta. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor yang berpengaruh terhadap kepatuhan minum obat penderita kusta tipe Multibasilar di Kabupaten Kudus. Penelitian menggunakan metode observasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Data diperoleh dengan melihat kartu penderita selanjutnya dilakukan wawancara pada 38 responden yang diambil menggunakan teknik concecutive-sampling pada penderita kusta tipe Multibasilar tahun 2012 di Puskesmas Kaliwungu, Purwosari, Gribig, Jati, Ngemplak, Ngembal Kulon dan Jepang. Uji statistik yang digunakan adalah Fisher-exact. Hasil penelitian didapatkan 34(91,9%) penderita patuh berobat, 28(75,7%) responden berpendidikan rendah, 21(56,8%) responden berpengetahuan baik, 24(64,9%) responden bersikap baik, 25(67,6%) responden terdapat peran keluarga, 27(73%) responden terdapat peran petugas kesehatan, 24(64,9%) jarak mudah dijangkau, 27(73%) responden tidak reaksi kusta dan 29(78,4%) tidak mengalami cacat kusta. Hasil uji Fisher-exact untuk tingkat pendidikan p=1,000, pengetahuan p=0,568, sikap p=0,278, peran keluarga p=0,537, peran petugas kesehatan p=1,000, jarak p=1,000, tidak reaksi kusta p=0,015 dan tidak cacat kusta p=0,530. Tidak reaksi kusta memiliki p ≤ 0,05 diintepretasikan ada hubungan signifikan tidak reaksi kusta dengan kepatuhan minum obat. Tingkat pendidikan, pengetahuan, sikap, peran keluarga, peran petugas kesehatan, jarak dan tidak cacat kusta memiliki p ≥0,05 diintepretasikan tidak ada hubungan signifikan dengan kepatuhan minum obat. Disimpulkan ada hubungan antara tidak terjadi reaksi kusta dengan kepatuhan minum obat penderita kusta tipe Multibasilar di wilayah kerja Kabupaten Kudus. Kata kunci : Faktor mempengaruhi , kepatuhan, minum obat kusta

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan Reviewer UNISSULA
Date Deposited: 22 Jan 2016 02:01
Last Modified: 22 Jan 2016 02:01
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/2622

Actions (login required)

View Item View Item