PENYELESAIAN TINDAK PIDANA KEKERASAN TERHADAP ANAK MELALUI PROSES DIVERSI PADA TINGKAT PENYIDIKAN

HARINDA, KHOIRULIKA NUR (2022) PENYELESAIAN TINDAK PIDANA KEKERASAN TERHADAP ANAK MELALUI PROSES DIVERSI PADA TINGKAT PENYIDIKAN. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[img] Text
20302000049_fullpdf.pdf

Download (1MB)
[img] Text
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (80kB)

Abstract

Anak merupakan anugerah yang luar biasa dari Allah SWT, anak juga sebagai generasi penerus bangsa, oleh karena itu anak harus mendapatkan pendidikan yang terbaik dan harus dilindungi dari tindak kejahatan. Anak harus dilindungi dari segala tindak kejahatan dan kekerasan terhadap anak, penyelesaian tindak pidana yang dilakukan oleh anak berbeda dengan penyelesaian tindak pidana yang dilakukan oleh orang dewasa. Demi melindungi anak, Pemerintah mengundangkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (UU SPPA) dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, di mana dalam UU SPPA mengatur penyelesaian dengan cara diversi (Pasal 7 UU SPPA). Metode dalam penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis empiris, spesifikasi penelitian deskriptif analitis, metode purposive sampling, metode pengumpulan data studi lapangan dan studi kepustakaan dan metode analisis data induktif. Hasil penelitian dan pembahasan dapat diketahui bahwa penyelesaian kekerasan terhadap anak dengan cara diversi merupakan keharusan, karena ancaman pidananya dibawah tujuh tahun, dan bukan tindak pidana pengulangan. UU SPPA menentukan bahwa proses diversi pada setiap tingkat pemeriksaan yaitu pada tahap penyidikan, penuntutan, dan persidangan Anak. Jika dalam salah satu tingkat pemeriksaan tidak dilaksanakan diversi maka dalam Pasal 95 UU SPPA memberikan ancaman sanksi administratif bagi pejabat atau petugas yang melanggar mengupayakan diversi sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Kendala-kendala yang muncul dalam pelaksanaan diversi, yaitu tarik ulur mencapai kesepakatan antara pihak korban dan pihak anak yang berkonflik dengan hukum, pemahaman masyarakat terhadap Diversi masih kurang, kurangnya kesadaran masyarakat terhadap hukum dan sulitnya mempertemukan kedua belah pihak. Namun dapat diatasi oleh petugas dengan pendekatan secara personal dan memberikan penjelasan mengenai penyelesaian diversi. Kata Kunci : Penyelesaian Tindak Pidana, Anak, Kekerasan dan Diversi

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Pascasarjana > Magister Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 1 UNISSULA
Date Deposited: 10 Jan 2023 02:57
Last Modified: 10 Jan 2023 02:57
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/26194

Actions (login required)

View Item View Item