IMPLEMENTASI KEADILAN RESTORATIF DALAM PENANGANAN PERKARA TINDAK PIDANA DI KEPOLISIAN SEKTOR JATI KEPOLISIAN RESOR KUDUS

USTADI, AHMAD ALI (2022) IMPLEMENTASI KEADILAN RESTORATIF DALAM PENANGANAN PERKARA TINDAK PIDANA DI KEPOLISIAN SEKTOR JATI KEPOLISIAN RESOR KUDUS. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[img] Text
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (82kB)
[img] Text
20302000004_fullpdf.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penanganan tindak pidana, sistem peradilan pidana Indonesia saat ini masih menggunakan sistem retributive justice yang berorientasi pada pembalasan dan lebih menekankan pada kepastian hukum. Apabila penanganan tindak pidana (extra ordinary crime, tindak pidana biasa, dan bermotif ringan) tidak dibedakan, khususnya tindak pidana yang kerugiannya dimungkinkan dapat dipulihkan kembali, tentunya dapat mengorbankan rasa keadilan dan reaksi sosial terhadap korban. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: Bagaimana implementasi keadilan restoratif dalam penanganan perkara tindak pidana di Kepolisian Sektor Jati Kepolisian Resor Kudus ? Kendala-kendala apa saja yang timbul dalam implementasi keadilan restoratif dalam penanganan perkara tindak pidana di Kepolisian Sektor Jati Kepolisian Resor Kudus dan bagaimana solusinya? Metode yang digunakan peneliti adalah pendekatan hukum secara yuridis empiris dan spesifikasi dalam penelitian ini adalah termasuk deskriptif analitis. Adapaun sumber dan jenis data dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari studi lapangan wawancara dengan Penyidik di Kepolisian Sektor Jati. Dan data sekunder diperoleh dari studi kepustakaan. Data dianalisa secara kualitatif menggunakan teori keadilan restoratif, teori hukum progresif, dan teori keadilan dalam Islam. Berdasarkan hasil dari penelitian bahwa Implementasi Keadilan Restoratif Dalam Penanganan Perkara Tindak Pidana di Kepolisian Sektor Jati Kepolisian Resor Kudus adalah memperbaiki kerusakan sosial yang diakibatkan pelaku, mengembangkan pemulihan bagi korban dan masyarakat, serta mengembalikan pelaku kepada masyarakat. Upaya ini membutuhkan kerja sama semua pihak dan aparat penegak hukum. Kendala yang timbul: Kurangnya peran serta masyarakat atau lingkungannya dalam mencari penyelesaian suatu perkara sehingga langsung melaporkannya kepada pihak kepolisian; Perkara yang ditangani oleh pihak kepolisian telah dikirimkan SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan) kepada pihak Kejasksaan Negeri. Adanya kepentingan pihak ketiga dalam penyelesaian suatu perkara ditingkat penyidikan, Upaya untuk mengatasi Kendala-kendala Yang Timbul :Memasukkan perkara yang sudah diselesaikan masyarakat kedalam media dengan kata-kata yang dipelintirkan ataupun menanyakan perkara tersebut kepada pimpinan polri (Kapolda, Kapolres) baik melalui media maupun surat ataupun alat komunikasi. Suatu perkara yang dilaporkan masyarakat atau laporan pengaduan masyarakat harus diselesaikan secara tuntas oleh pihak Kepolisian atau perkara harus dilimpahkan kepada pihak Kejaksaan. Kata kunci : Implementasi, Keadilan Restoratif, Tindak Pidana

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Pascasarjana > Magister Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 1 UNISSULA
Date Deposited: 10 Jan 2023 04:06
Last Modified: 10 Jan 2023 04:06
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/26056

Actions (login required)

View Item View Item