ANALISIS PUTUSAN HAKIM DALAM MEMUTUSKAN PERKARA ANAK YANG MELAKUKAN TINDAK PIDANA NARKOTIKA (Studi : Pengadilan Negeri Tegal)

MUTTAQIEN, MOHAMAD AZWAR FIKRI (2022) ANALISIS PUTUSAN HAKIM DALAM MEMUTUSKAN PERKARA ANAK YANG MELAKUKAN TINDAK PIDANA NARKOTIKA (Studi : Pengadilan Negeri Tegal). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[img] Text
20301900159_fullpdf.pdf

Download (1MB)
[img] Text
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Anak adalah anugerah Allah SWT yang diharapkan setiap calon orang tua, Anak juga merupakan bagian dari generasi muda salah satu sumber daya manusia yang merupakan potensi dan penerus cita – cita perjuangan bangsa, yang memiliki peranan strategis dan mempunyai ciri dan sifat khusus, memerlukan pembinaan dan perlindungan dalam rangka pertumbuhan dan perkembangan fisik, mental, dan sosial secara utuh, serasi, selaras dan seimbang. Sebelum lahirnya Undang – Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, pada dasarnya anak – anak yang bermasalah dikategorikan dalam istilah kenakalan anak, yang mengacu pada Undang – Undang Nomor 3 Tahun 1997 tentang Pengadilan Anak. Saat ini hampir semua anak yang berhadapan dengan hukum, terutama yang dibawa ke sistem Peradilan Pidana, hakim tetap menjatuhkan pidana, itu termasuk perampasan kemerdekaan, Jika anak – anak di dalam penjara maka hak – hak mereka yang dijamin Undang – Undang Perlindungan Anak banyak yang tidak terpenuhi. Selain itu dengan keterbatasan jumlah Rumah Tahanan dan Lembaga Permasyarakatan (Lapas) anak, maka anak – anak sering kali digabung dengan tahanan dewasa. Pengaturan tindak pidana narkotika secara tegas diatur di dalam UU No.35 Tahun 2009. Bentuk proses pemidanaan terhadap perkara terdakwa dalam sistem peradilan pidana secara tegas diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Hakim dalam hal ini telah menerapkan pasal-pasal yang terdapat di dalam Sistem Peradilan Pidana Anak.. Di samping itu, penerapan sanksi pidana di dalam perkara terdakwa anak dalam hal ini sudah sesuai dengan menjatuhkan pidana penjara kepada anak, dikarenakan tidak ditemukannya alasan pembenar dan pemaaf sehingga terdakwa anak harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Hal ini juga sudah sesuai dengan teori pemidanaan yaitu Teori Detterence (Pencegahan), guna untuk mencegah terdakwa anak mengulangi perbuatannya tersebut dan ancaman kepada masyarakat guna tidak berbuat seperti yang dilakukan terdakwa anak. Kata Kunci: Pidana Penjara, Anak, Penyalahgunaan Narkotika

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Pascasarjana > Magister Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 1 UNISSULA
Date Deposited: 09 Jan 2023 06:59
Last Modified: 09 Jan 2023 06:59
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/26034

Actions (login required)

View Item View Item