HUBUNGAN ANTARA PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN KEJADIAN DERMATITIS ATOPIK - Studi Analitik Observasional pada bayi usia 7-24 bulan di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang Periode 1 Januari 2012 – 31 Desember 2012

Schottkynda, Pradevi (2014) HUBUNGAN ANTARA PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN KEJADIAN DERMATITIS ATOPIK - Studi Analitik Observasional pada bayi usia 7-24 bulan di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang Periode 1 Januari 2012 – 31 Desember 2012. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
cover_1.pdf

Download (43kB) | Preview
[img]
Preview
Text
daftar isi_1.pdf

Download (729kB) | Preview
[img]
Preview
Text
abstrak_1.pdf

Download (728kB) | Preview
[img]
Preview
Text
daftar pustaka_1.pdf

Download (734kB) | Preview

Abstract

Prevalensi dermatitis atopik (DA) yang semakin meningkat merupakan masalah kesehatan utama. Dengan menyusui berkepanjangan dan pemberian ASI eksklusif dapat mengurangi resiko eksim dan penyakit alergi pada anak, menyusui dianggap relevan terhadap pencegahan DA terutama pada negara berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian dermatitis atopik pada bayi usia 7-24 bulan di RSI Sultan Agung Semarang (RSI SA) periode 1 Januari – 31 Desember 2012. Penelitian observasional analitik dengan rancangan case-control ini menggunakan 98 sampel pasien yang terbagi atas 2 kelompok yaitu 49 pasien DA dan 49 pasien non DA. Kriteria diagnosis DA didapatkan melalui rekam medis, selanjutnya untuk mengetahui hubungan dermatitis atopik dengan pemberian ASI eksklusif dilakukan uji chi-square, kemudian untuk mengetahui keeratan hubungan menggunakan uji koefisien kontingensi, dan untuk mengetahui seberapa besar risiko dermatitis atopik dengan pemberian ASI eksklusif menggunakan rasio odds. Dari 49 pasien DA, 11 (11,2 %) pasien diberikan ASI eksklusif dan 38 (38,8 %) pasien tidak diberikan ASI eksklusif. Dari 49 pasien non DA, 32 (32,7 %) pasien diberikan ASI eksklusif dan 17 (17,3 %) pasien tidak diberikan ASI eksklusif dengan p : 0,000 dan OR sebesar 0,154 (OR<1). Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian dermatitis atopik dan pasien yang diberikan ASI eksklusif memiliki risiko 0,154 kali lebih kecil untuk mengalami dermatitis atopik dibanding tidak diberikan ASI eksklusif. Kata kunci : dermatitis atopik, ASI eksklusif

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 18 Jan 2016 04:56
Last Modified: 18 Jan 2016 04:56
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/2597

Actions (login required)

View Item View Item