PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PELAKU USAHA ONLINE SHOP AKIBAT ENDORSE WANPRESTASI (Studi Perkara Pemilik Usaha Online Yang Melakukan Endorse Di Kabupaten Jepara)

Fauzi, Muhammad Rizal (2022) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PELAKU USAHA ONLINE SHOP AKIBAT ENDORSE WANPRESTASI (Studi Perkara Pemilik Usaha Online Yang Melakukan Endorse Di Kabupaten Jepara). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[img] Text
30301800266_fullpdf.pdf

Download (1MB)
[img] Text
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (64kB)

Abstract

Teknologi dan informasi mengalami perkembangan yang sangat pesat saat ini dan telah dimanfaatkan di berbagai bidang. Dalam bidang perdagangan, persaingan yang ketat antar pelaku usaha online shop menyebabkan pelaku usaha online shop memerlukan pihak lain agar mampu bersaing, serta terdapat problematika yang sering muncul yakni wanprestasi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta memahami bentuk perlindungan hukum terhadap pelaku online shop akibat endorse wanprestasi dan mengetahui cara penyelesaian sengketa pelaku usaha online shop akibat endorse wanprestasi di Kabupaten Jepara. Penulisan skripsi ini menggunakan metode penulisan hukum yuridis empiris dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan fakta, dan pendekatan konseptual, serta menggunakan teknik analisis kualitatif dan bersifat deskriptif analisis yang menjelaskan mengenai wanprestasi dalam perjanjian endorsement antara pelaku usaha online shop dengan pihak pemberi jasa endorse. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap pelaku usaha online shop akibat endorse wanprestasi yaitu mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan khususnya Pasal 6 dan 7 UUPK mengenai hak dan kewajiiban pelaku usaha, serta Pasal 1338 KUHP yang diwujudkan melalui perjanjian secara tertulis berupa pesan whatsapp dan email, dimana wujud perlindungan hukumnya tersebut yaitu pelaku usaha mendapatkan ganti kerugian sesuai dengan perjanjian yang disepakati. Penyelesaian sengketa akibat endorse wanprestasi yaitu berdasarkan pada Undang-Undang No 30 Tahun 1999 dapat diselesaikan dengan cara litigasi dan non litigasi, namun yang dilakukan oleh pihak pelaku usaha dengan jasa endorse yang bergerak di media sosial instagram di kabupaten jepara yaitu dengan cara mengajukan surat peringatan secara tertulis untuk negosiasi atau musyawarah untuk mufakat antar pihak pelaku usaha dengan pihak jasa endorse, dimana hasil musyawarah pelaku usaha dan jasa endose tersebut masing-masing pihak jasa endorse sepakat berkewajiban membayar ganti rugi kepada pelaku usaha. Kata Kunci : Pelaku Usaha Online, Wanprestasi, Jasa Endorse

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 1 UNISSULA
Date Deposited: 09 Jan 2023 02:45
Last Modified: 09 Jan 2023 02:45
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/25954

Actions (login required)

View Item View Item