PERBEDAAN EFEKTIFITAS CUCI TANGAN MENGGUNAKAN SABUN ANTISEPTIK KLOROKSILENOL DAN HANDRUB ALKOHOL 70% TERHADAP JUMLAH PERTUMBUHAN KUMAN DI RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG (Periode: Februari 2014)

Nafies, Jauhar (2014) PERBEDAAN EFEKTIFITAS CUCI TANGAN MENGGUNAKAN SABUN ANTISEPTIK KLOROKSILENOL DAN HANDRUB ALKOHOL 70% TERHADAP JUMLAH PERTUMBUHAN KUMAN DI RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG (Periode: Februari 2014). Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
cover_1.pdf

Download (19kB) | Preview
[img]
Preview
Text
daftar isi_1.pdf

Download (9kB) | Preview
[img]
Preview
Text
abstrak_1.pdf

Download (6kB) | Preview
[img]
Preview
Text
daftar pustaka_1.pdf

Download (84kB) | Preview

Abstract

Saat ini, belum ada data mengenai angka Healthcare Associated Infections (HAIs) di Rumah Sakit Islam Sultan Agung (RS.ISA).Penelitian telah dilakukan mengenai efektifitas cuci tangan dengan sabun antiseptik triclosan dengan handrub Cida stat yang mengandung klorheksidin glukonat dan alkohol, didapatkan bahwa tidak adanya perbedaan efektifitas. Sedangkan menurut WHO 2009, cuci tangan menggunakan alkohol mempunyai efektifitas yang paling tinggi jika dibandingkan dengan antiseptik yang lain.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas dari cuci tangan menggunakan sabun antiseptik yang berbahan kloroksilenol dengan handrub yang berbahan alkohol. Penelitian eksperimental dengan rancangan penelitianpre dan post test inimenggunkan 24 sampel yang terdiri dari dua kelompok perlakuan, yaitu kelompok A (perlakuan Kloroksilenol) kelompok B (perlakuan Alkohol 70%).Sampel Penelitian diperoleh daritelapak tangan 24 perawat ruang Rawat Inap Baitus Salam I dan Baitus Salam II Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang. Data penelitian dianalisis menggunakan uji normalitas saphiro-wilk kemudian data yang normal tersebut diuji dengan paired sample T-Test untuk mengetahui perbedaan signifikan pada masing-masing kelompok kemudian dilakukan uji Independent Sample T-Test untuk mengetahui adanya perbedaan signifikan antara kedua kelompok perlakuan. Uji Paired Sample T-test menunjukkan hasil perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah cuci tangan dengan Alkohol 70% dan Kloroksilenol yaitu nilai p=0,001 (<0,05). Sedangkan uji Independent Sample T-Test untuk membandingkan selisih jumlah kuman antiseptik Kloroksilenol dan Alkohol 70% didapatkan hasil yang bermakna antara kedua kelompok perlakuan dengan nilai p=0,03 (<0,05). Kesimpulan, terdapat perbedaan jumlah kuman yang bermakna sebelum dan sesudah cuci tangan dengan menggunakan antiseptik Kloroksilenol dan handrub Alkohol 70%. Kata kunci :Kloroksilenol,Alkohol 70%,jumlah kuman, tangan perawat

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 15 Jan 2016 04:44
Last Modified: 15 Jan 2016 04:44
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/2497

Actions (login required)

View Item View Item