PERBEDAAN PENURUNAN TEKANAN INTRAOKULER DENGAN PEMBERIAN TIMOLOL DAN KOMBINASI TETAP TIMOLOL – LATANOPROS - Studi Observasional Analitik pada Pasien Glaukoma Sudut Terbuka Primer di Semarang Eye Center (SEC) Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang

Puspita, Dwiky (2014) PERBEDAAN PENURUNAN TEKANAN INTRAOKULER DENGAN PEMBERIAN TIMOLOL DAN KOMBINASI TETAP TIMOLOL – LATANOPROS - Studi Observasional Analitik pada Pasien Glaukoma Sudut Terbuka Primer di Semarang Eye Center (SEC) Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
cover_1.pdf

Download (44kB) | Preview
[img]
Preview
Text
daftar isi_1.pdf

Download (3MB) | Preview
[img]
Preview
Text
abstrak_1.pdf

Download (3MB) | Preview
[img]
Preview
Text
daftar pustaka_1.pdf

Download (4MB) | Preview

Abstract

Penyakit glaukoma dapat menyebabkan kebutaan ireversibel akibat peningkatan progresif tekanan intraokuler. Timolol merupakan golongan beta blocker yang sudah sejak lama digunakan dan terbukti efektif menurunkan tekanan intraokuler. Latanopros, adalah golongan analog prostaglandin, termasuk obat baru yang memiliki efek samping sistemik lebih rendah dibandingkan beta blocker. Ada kombinasi antiglaukoma yang diindikasikan untuk pasien yang kurang responsif terhadap agen tunggal, salah satunya kombinasi tetap Timolol-Latanopros. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penurunan tekanan intraokuler pada pasien glaukoma sudut terbuka primer dengan pemberian Timolol 0,5% dan kombinasi tetap Timolol 0,5% - Latanopros 0,005%. Penelitian analitik observasional menggunakan data sekunder yang diambil di Semarang Eye Center (SEC) Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang. Didapatkan 39 penderita yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data dianalisis menggunakan uji t tidak berpasangan. Hasil rerata penurunan tekanan intraokuler pada kelompok Timolol adalah 3,67±3,19 mmHg. Sedangkan pada kelompok Timolol-Latanopros adalah 9,05±6,20 mmHg. Hasil uji t tidak berpasangan menunjukkan penurunan tekanan intraokuler pada kelompok Timolol-Latanopros dibandingkan kelompok Timolol adalah berbeda bermakna dengan nilai p=0,003 (p<0,05). Kesimpulan hasil tersebut adalah terdapat perbedaan bermakna penurunan tekanan intraokuler pada pasien glaukoma sudut terbuka primer dengan pemberian Timolol 0,5% dan kombinasi tetap Timolol 0,5% - Latanopros 0,005%. Kata kunci : glaukoma sudut terbuka primer, tekanan intraokuler, Timolol Maleat, Latanopros.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 15 Jan 2016 04:32
Last Modified: 15 Jan 2016 04:32
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/2397

Actions (login required)

View Item View Item