EFEKTIVITAS EKSTRAK UMBI KELADI TIKUS (Typhonium flagelliforme) DALAM MENGHAMBAT PROLIFERASI SEL KANKER PAYUDARA - (Studi Eksperimental In-vitro Terhadap Sel MCF-7 yang diberi Ekstrak Umbi dengan Maserasi Tujuh Hari)

Anggraini, Dwi Thoyibah (2014) EFEKTIVITAS EKSTRAK UMBI KELADI TIKUS (Typhonium flagelliforme) DALAM MENGHAMBAT PROLIFERASI SEL KANKER PAYUDARA - (Studi Eksperimental In-vitro Terhadap Sel MCF-7 yang diberi Ekstrak Umbi dengan Maserasi Tujuh Hari). Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
cover_1.pdf

Download (97kB) | Preview
[img]
Preview
Text
daftar isi_1.pdf

Download (54kB) | Preview
[img]
Preview
Text
abstrak_1.pdf

Download (94kB) | Preview
[img]
Preview
Text
daftar pustaka_1.pdf

Download (124kB) | Preview

Abstract

Keladi tikus (Typhonium flagelliforme) merupakan tanaman herbal yang digunakan sebagai anti kanker. Hasil penelitian terdahulu bahwa menunjukkan ekstrak umbi keladi tikus yang diekstraksi selama tujuh hari dengan pelarut DCM mengandung asam linoleat yang memiliki kemampuan anti-leukemik dengan IC50=6 µg/ml. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak umbi keladi tikus dengan maserasi tujuh hari menggunakan pelarut DCM dalam menghambat proliferasi sel MCF-7. Penelitian eksperimental dengan rancangan post test only control group design ini menggunakan sel MCF-7 yang telah mencapai confluence 80% dan dibagi menjadi 9 kelompok, K: kontrol, PI: dosis 1000 µg; PII: dosis 500 µg; PIII: dosis 250 µg; PIV: dosis 125 µg; PV: dosis 62,5 µg; PVI: dosis 31,25 µg; PVII: dosis 15,6 µg dan PVIII: dosis 7,81 µg. Proliferasi sel MCF-7 dinilai dengan uji MTT kemudian dianalisis dengan uji One-Way anova dilanjutkan uji Post Hoc LSD dan uji probit untuk menentukan IC50. Uji One-Way anova menunjukan perbedaan jumlah proliferasi sel MCF-7 antar kelompok dengan nilai signifikan 0,000 (p<0,05). Hasil uji Post hoc menunjukkan terdapat perbedaan signifikan (P<0,05) antara kelompok kontrol dengan semua kelompok dosis kecuali kelompok dosis VIII. Perbedaan yang signifikan juga didapatkan pada kelompok dosis I dan II dengan dengan semua kelompok dosis serta antara kelompok dosis III dengan kelompok dosis VIII. Hasil uji probit didapatkan IC50=311,756 µg/ml. Ekstrak umbi keladi tikus dengan maserasi tujuh hari menggunakan pelarut DCM berpengaruh tetapi tidak efektif menghambat proliferasi sel MCF-7. Kata Kunci = Sel MCF-7, Kanker payudara, Proliferasi sel, Asam Linoleat, IC50, Ekstrak umbi keladi tikus (Typhonium flagelliforme)

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 15 Jan 2016 04:32
Last Modified: 15 Jan 2016 04:32
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/2394

Actions (login required)

View Item View Item