HUBUNGAN ANTARA ASFIKSIA NEONATORUM DENGAN PERKEMBANGAN BAYI USIA 3-6 BULAN - Studi Observasional Analitik di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang Periode Juli – Oktober 2013

Sari, Devi Permata (2014) HUBUNGAN ANTARA ASFIKSIA NEONATORUM DENGAN PERKEMBANGAN BAYI USIA 3-6 BULAN - Studi Observasional Analitik di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang Periode Juli – Oktober 2013. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
cover_1.pdf

Download (43kB) | Preview
[img]
Preview
Text
abstrak_1.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
daftar pustaka_1.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
daftar isi_1.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Asfiksia neonatorum merupakan keadaan dimana bayi baru lahir tidak segera bernafas secara spontan dan teratur. Salah satu dampak jangka panjang yang mungkin disebabkan oleh asfiksia adalah gangguan perkembangan. Deteksi dini pada masalah ini sangat penting. Sejauh ini belum ada penelitian mengenai hubungan antara asfiksia neonatorum dengan perkembangan bayi usia 3-6 bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asfiksia neonatorum dengan perkembangan bayi usia 3-6 bulan di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang Periode Juli-Oktober 2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan rancangan penelitian case control, dimana data responden diperoleh dari rekam medik Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang. Total responden dalam penelitian sebanyak 50 bayi dengan usia 3-6 bulan. Instrumen yang digunakan untuk mengukur perkembangan bayi adalah Kuesioner Pra Skrinning Perkembangan. Analisis statistik menggunakan analisis bivariat dengan uji statistik koefisien kontingensi. Hasil uji koefisien kontingensi menunjukkan bahwa ada hubungan antara bayi asfiksia neonatorum dengan perkembangan bayi usia 3-6 bulan dengan keeratan hubungan sedang (p<0,05 dan r=0,470). Pada 25 bayi dengan riwayat asfiksia neonatorum, didapatkan 14 bayi dengan perkembangan menyimpang. Sebanyak 64,28% diantaranya merupakan bayi dengan riwayat asfiksia berat. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara asfiksia neonatorum dengan perkembangan bayi usia 3-6 bulan. Kata kunci : Asfiksia neonatorum, perkembangan, Kuesioner Pra Skrinning Perkembangan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 08 Jan 2016 07:19
Last Modified: 08 Jan 2016 07:19
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/2359

Actions (login required)

View Item View Item