PENGARUH KOMBINASI EKSTRAK RIMPANG KUNYIT DAN EKSTRAK DAUN SALAM TERHADAP KADAR BILIRUBIN Studi Ekpserimental Terhadap Tikus Putih Jantan Galur Wistar Yang Diinduksi Parasetamol

Kholiilah, Siti Luthfi (2015) PENGARUH KOMBINASI EKSTRAK RIMPANG KUNYIT DAN EKSTRAK DAUN SALAM TERHADAP KADAR BILIRUBIN Studi Ekpserimental Terhadap Tikus Putih Jantan Galur Wistar Yang Diinduksi Parasetamol. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
SITI LUTHFI KHOLIILAH (01.211.6531)_Cover.pdf

Download (96kB) | Preview
[img]
Preview
Text
SITI LUTHFI KHOLIILAH (01.211.6531)_Daftar Isi.pdf

Download (89kB) | Preview
[img]
Preview
Text
SITI LUTHFI KHOLIILAH (01.211.6531)_Intisari.pdf

Download (85kB) | Preview

Abstract

Salam dan kunyit dengan kandungan masing-masing flavonoid dan kurkumin mempunyai efektifitas hepatoprotektor sehingga menurunkan kadar bilirubin melalui proses konjugasi dalam hepatosit. Penelitian sebelumnya telah dilakukan secara terpisah baik salam maupun kunyit terhadap kadar bilirubin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi ekstrak rimpang kunyit dan ekstrak daun salam terhadap kadar bilirubin. Penelitian eksperimental dengan rancangan post test only control groups design menggunakan tikus putih jantan galur wistar sejumlah 36 ekor dikelompokkan secara random menjadi 6 kelompok. K-I (pakan), K-II (pakan, ekstrak daun salam 2500 mg/KgBB), K-III (pakan, ekstrak rimpang kunyit 10 mg/KgBB), K-IV (pakan, ekstrak rimpang kunyit 7,5mg/KgBB, ekstrak daun salam 625 mg/KgBB), K-V (pakan, ekstrak rimpang kunyit 5 mg/KgBB, ekstrak daun salam 1250 mg/KgBB), K-VI (pakan, ekstrak rimpang kunyit 2,5 mg/KgBB, ekstrak daun salam 1875 mg/KgBB). Pemberian secara oral satu kali sehari selama 14 hari. Hari ke-15 diberikan parasetamol 180 mg. Sampel darah diambil pada hari ke-17. Analisa menggunakan Oneway anova dilanjutkan Post Hoc LSD. Hasil rata-rata kadar bilirubin (mg/dl) K-I, K-II, K-III, K-IV, K-V, dan K-VI masing-masing 0.44, 0.39, 0.36, 0.32, 0.37, dan 0.38. Hasil uji Oneway anova didapatkan p=0.00, artinya terdapat perbedaan kadar bilirubin paling tidak dua kelompok. Hasil Post Hoc LSD menunjukan ada beda bermakna antara K-I dengan K-II, K-III, K-IV, K-V, dan K-VI. Perbedaan bermakna juga terdapat pada K-IV dengan K-II, K-III, K-V, dan K-VI Dapat disimpulkan bahwa kombinasi ekstrak rimpang kunyit dan ekstrak daun salam berpengaruh terhadap kadar bilirubin. Kata kunci: Ekstrak Rimpang Kunyit, Ekstrak Daun Salam, Bilirubin, Parasetamol

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 06 Aug 2015 05:36
Last Modified: 06 Aug 2015 05:36
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/234

Actions (login required)

View Item View Item