HUBUNGAN MEDIA MASSA YANG DIMINATI REMAJA DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN HIV/AIDS Studi Observasional di SMA Kesatrian 1 Semarang Tahun 2015
Berkas Tugas Akhir
Abstract
Remaja merupakan kondisi yang rawan terhadap permasalahan reproduksi termasuk HIV/AIDS. HIV/AIDS masih menjadi masalah yang serius di berbagai negara dengan frekuensi terbanyak terjadi pada usia 15-29 tahun. Tindakan preventif untuk menurunkan kasus HIV/AIDS yaitu dengan meningkatkan pengetahuan mengenai HIV/AIDS. Informasi untuk meningkatkan pengetahuan HIV/AIDS sebagai upaya pencegahan dapat diperoleh melalui media massa yang diminati oleh remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan media massa dengan tingkat pengetahuan HIV/AIDS.
Penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Dilakukan terhadap 64 sampel dari populasi terjangkau siswa-siswi kelas X MIA SMA Kesatrian 1 Semarang. Sampel dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang diseleksi menggunakan simple random sampling. Data penelitian mengenai media massa dengan tingkat pengetahuan HIV/AIDS dianalisis dengan uji chi square.
Hasil penelitian menunjukan bahwa, sampel yang memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 43,75%, cukup 46,9%, dan kurang 9,38%. Media massa yang paling banyak diminati adalah website (46,9%). Media massa yang diminati remaja memiliki hubungan yang signifikan dengan tingkat pengetahuan HIV/AIDS (p=0,014)
Kesimpulan, terdapat hubungan antara media massa yang diminati remaja dengan tingkat pengetahuan HIV/AIDS.
Kata kunci : HIV/AIDS, Media massa, Pengetahuan, Remaja
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
