PERBEDAAN PEMBERIAN TOBRAMYCIN DAN NEOMYCIN-POLYMYXIN TERHADAP LAMA KESEMBUHAN PASIEN KERATITIS BAKTERI PROFUNDA Studi Observasional Analitik Pada Penderita Keratitis Bakteri Profunda Di Semarang Eye Center Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang Pada Periode Januari 2011– Desember 2014

Anindita, Sinta (2015) PERBEDAAN PEMBERIAN TOBRAMYCIN DAN NEOMYCIN-POLYMYXIN TERHADAP LAMA KESEMBUHAN PASIEN KERATITIS BAKTERI PROFUNDA Studi Observasional Analitik Pada Penderita Keratitis Bakteri Profunda Di Semarang Eye Center Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang Pada Periode Januari 2011– Desember 2014. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
Sinta Anindita 01.211.6527_Cover.pdf

Download (82kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Sinta Anindita 01.211.6527_Daftar Isi.pdf

Download (28kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Sinta Anindita 01.211.6527_Intisari.pdf

Download (84kB) | Preview

Abstract

Keratitis merupakan peradangan pada kornea akibat terjadinya infiltrasi sel radang yang akan mengakibatkan kornea menjadi keruh. Keratitis yang disebabkan oleh bakteri menyebabkan komplikasi paling parah. Oleh karena itu perlu diberikan terapi antibiotik yang sesuai. Obat tetes mata Neomycin-Polymyxin ialah kombinasi antibiotic yang berspektrum luas untuk kasus keratitis bakteri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan pemberian Tobramycin dan Neomycin - Polymyxin terhadap lama kesembuhan pada pasien yang menderita keratitis bakteri profunda. Penelitian dilaksanakan dengan mencatat data rekam medik keratitis profunda yang mendapatkan pengobatan Tobramycin dan Neomycin + Polymyxin pada periode Januari 2011 – Desember 2014 di SEC RSI Sultan Agung Semarang.Kemudian dari data rekam medik peneliti mengelompokkan tipe pasien keratitis profunda,sudah semua terkumpul pasien keratitis profunda di klasifikasikan yang mana yang menggunakan Tobramycin dan Neomycin + Polymyxin, kemudian dijabarkan datanya dan dilanjutkan dengan uji normalitas dan uji homogenitas data dengan Kolmogorov-Smirnovdan Levene Testserta independent sample t-test untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan lama kesembuhan. Uji Independent Sample T-Test digunakan untuk membandingkan perbedaan lama kesembuhan keratitis bakteri profunda berdasarkan penggunaan antibiotik. Uji Independent Sample T-Test menghasilkan p sebesar 0,293, karena p > 0,05 maka hipotesis yang diajukan ditolak atau perbedaan lama kesembuhan keratitis bakteri profunda berdasarkan penggunaan antibiotik tidak bermakna. Tidak terdapat perbedaan pengaruh pemberian obat tetes tunggal tobramycin dengan obat tetes kombinasi neomycin + polymyxinterhadap lama kesembuhan keratitisbakteri profunda Kata kunci: Keratitis Bakteri Profunda, Tobramycin, Neomycin, Polymyxin

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 06 Aug 2015 05:37
Last Modified: 06 Aug 2015 05:37
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/230

Actions (login required)

View Item View Item