ANALISIS YURIDIS TENTANG PELAYANAN HAK TANGGUNGAN TERINTEGRASI SECARA ELEKTRONIK

RAHMATUL ZULFA, FERIKA (2021) ANALISIS YURIDIS TENTANG PELAYANAN HAK TANGGUNGAN TERINTEGRASI SECARA ELEKTRONIK. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[img] Text
COVER.pdf

Download (411kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (267kB)
[img] Text
PUBLIKASI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (52kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (436kB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (598kB)
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (745kB)
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (500kB)
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (222kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (541kB)
[img] Text
Magister Kenotariatan_21301900026_fullpdf.pdf

Download (1MB)

Abstract

Layanan HT-el merupakan bentuk pemberian pelayanan dari Kementerian ATR/BPN dalam mempermudah pelayanan kepada masyarakat dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi. HT-el merupakan pilihan untuk mendaftarkan hak tanggungan sehingga masyarakat dapat mendaftarkan HT baik secara manual maupun melalui sistem HT-el. Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 9 Tahun 2019 tentang Pelayanan Hak Tanggungan Terintegrasi Secara Elektronik yang mulai berlaku sejak tanggal 21 Juni 2019 (Permen ATR/KBPN 9/2019). Pelaksanaan Permen No. 9/2019 tentang HT elektronik masih tergantung kesiapan masing-masing kantor pertanahan dalam menerapkan sistem elektronik. Banyak kelebihan yang didapatkan dalam fitur pendaftaran secara online, akan tetapi tidak sedikit juga kekurangan yang ada di dalamnya. Salah satu kelebihan yang di dapatkan dalam pendaftaran secara online ini adalah dapat menghemat waktu bagi para pengguna birokrasi pertanahan, tentu harapan utama efektif dan efisiensi birokrasi benar-benar dapat tercapai. Tujuan penelitian ini ingin melihat pelaksanaan pelayanan Hak Tanggungan Elektronik Terintegrasi secara elektronik berdasarkan Permen Agraria dan Tata Ruang Nomor 9 Tahun 2019 Juncto Nomor 5 Tahun 2020 dalam konstruksi nilai hukum dan dampak yang timbul dengan adanya perubahan cara pendaftaran Hak Tanggungan Elektronik dalam konstruksi sistem hukum dan kendala-kendalanya. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis empiris. Penelitian yuridis empiris dalam penelitian ini menganalisis permasalahan yang telah dirumuskan dengan memadukan bahan-bahan hukum primer, sekunder maupun tersier. Data primer yang penulis peroleh di lapangan yaitu tentang tanggung jawab PPAT dalam penerapamdan pelaksaan system pendaftaran hak tanggungan elektronik. Hasil penelitian ini membahas mekanisme pendaftaran Hak Tanggungan secara Elektronik merupakan layanan terobosan yang berbasis digital atau elektronik yang diluncurkan oleh Kementrian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional untuk memudahkan pengurusan pertanahan berdasarkan asas keterbukaan, ketepatan waktu, kecepatan, kemudahan dan keterjangkauan dalam rangka pelayanan publik, serta untuk menyesuaikan perkembangan hukum, teknologi informasi agar prosedur pelayanan Hak Tanggungan menjadi lebih efektif dan efisien sehingga cita-cita untuk meningkatkan peringkat kemudahan berusaha. Kata Kunci: Pelayanan, Hak Tanggungan, Elektronik

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Pascasarjana > Magister Kenotariatan
Fakultas Hukum
Depositing User: Pustakawan 5 UNISSULA
Date Deposited: 03 Jun 2022 03:44
Last Modified: 03 Jun 2022 03:44
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/22559

Actions (login required)

View Item View Item