HUBUNGAN STATUS EKONOMI KELUARGA DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BADUTA USIA 6 – 23 BULAN DI KELURAHAN TANJUNGMAS SEMARANG

Utami, Sri (2020) HUBUNGAN STATUS EKONOMI KELUARGA DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BADUTA USIA 6 – 23 BULAN DI KELURAHAN TANJUNGMAS SEMARANG. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[img] Text
COVER.pdf

Download (857kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (643kB)
[img] Text
PERNYATAAN PUBLIKASI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (358kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (672kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (544kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (588kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (677kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (644kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (568kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (536kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (648kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (2MB)

Abstract

HUBUNGAN STATUS EKONOMI KELUARGA DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BADUTA USIA 6-23 BULAN DI KELURAHAN TANJUNGMAS SEMARANG 107 halaman + 12 tabel + 2 skema + 15 lampiran + xiii Latar Belakang : Gizi masih menjadi masalah kesehatan masyarakat Indonesia, terutama berkaitan dengan pertumbuhan yang terhambat (Stunting). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status ekonomi keluarga dengan kejadian stunting pada baduta usia 6-23 bulan di Kelurahan Tanjungmas Semarang. Metode : Desain penelitian yang digunakan yaitu observasional dengan rancangan Cross Sectional. Sebanyak 51 baduta diambil secara total sampling. Pengolahan data dilakukan pada SPSS statistics menggunakan uji Sommers’d. Hasil : Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 47 responden (92.2%) berusia 13-23 bulan, 26 responden (51.0%) anak laki-laki, 37 responden (72.5%) stunting kategori pendek, 35 responden (68.6%) berpendidikan tinggi, 28 responden (54.9%) orang tua tidak bekerja , dan 26 responden (51.0%) jumlah anggota keluarga >4. Adapun analisis bivariat dengan uji Sommers’d hasil nilai p = 0.671 dan r = -0.057. Simpulan : Tidak ada hubungan yang bermakna antara status ekonomi keluarga dengan kejadian stunting pada baduta usia 6-23 bulan di Kelurahan Tanjungmas Semarang. Saran : Kepada orang tua terutama ibu, untuk dapat membelanjakan pendapatannya untuk membeli makanan yang tepat bagi tumbuh kembang anak sehingga dapat mengurangi risiko terjadinya stunting pada baduta. Kata Kunci : status ekonomi keluarga, stunting, dan baduta usia 6-23 bulan Daftar Pustaka : 36 (2010-2020)

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Ilmu Keperawatan
Fakultas Ilmu Keperawatan > Ilmu Keperawatan
Depositing User: Pustakawan 4 UNISSULA
Date Deposited: 12 Jan 2022 04:17
Last Modified: 12 Jan 2022 04:17
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/21984

Actions (login required)

View Item View Item