PENERAPAN KAFA’AH DALAM PERKAWINAN MENURUT PENDAPAT TOKOH MASYARAKAT KECAMATAN GENUK KOTA SEMARANG (PERSPEKTIF MAQOSID SYARI’AH)

UTAMI, MASITHOH PUTRI (2021) PENERAPAN KAFA’AH DALAM PERKAWINAN MENURUT PENDAPAT TOKOH MASYARAKAT KECAMATAN GENUK KOTA SEMARANG (PERSPEKTIF MAQOSID SYARI’AH). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[img] Text
COVER.pdf

Download (629kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (313kB)
[img] Text
PERNYATAAN PUBLIKASI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (145kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (315kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (542kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (624kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (491kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (503kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (370kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (374kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (638kB)

Abstract

Perkawinan ialah ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga (Rumah Tangga) yang bahagia dan kekal berdsarkan ketuhanan yang maha esa. Perkawinan bukan untuk mendapatkan kesenangan sesaat, tetapi untuk seumur hidup, oleh karena itu, seseorang mesti menentukan pilihan pasangan hidupnya itu secara hati-hati dan dilihat dari segi. Didalam hukum perkawinan Islam sudah dijelaskan mengenai hal yang berkaitan dengan memilih jodoh, yakni adanya kafa’ah atau kesetaraan. Ada beberapa motivasi yang mendorong seoarang laki-laki memilih seorang perempuan untuk pasangan hidupnya dalam perkawinan dan demikian pula dorongan seorang perempuan waktu memilih laki-laki menjadi pasangan hidupnya. Kafaah menjadi hal yang perlu untuk diperhatikan oleh setiap orang Islam sebelum melaksanakan perkawinan. Hal tersebut dilakukan oleh calon suami dan calon istri untuk mewujudkan tujuan pernikahan yakni terciptanya keluarga sakinah yang diliputi mawaddah warahmah. Penerapan kafa’ah dimasyarakat itu berbeda-beda antara yang satu dengan lainnya. Itulah yang menjadi salah-satu alasan penyusun untuk melakukan penelitian tentang penerapan kafa’ah dalam perkawinan menurut pendapat tokoh masyarakat kecamatan genuk kota semarang perspektif maqasyid syari’ah. Penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field reseach). Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Genuk Kota Semarang. Penelitian ini dilihat dari sifatnya termasuk penelitian deskriptif-analitis, yaitu penelitian yang digunakan untuk mengungkapkan, menggambarkan dan menguraikan suatu masalah (kafa’ah) secara obyektif dari obyek yang diselidiki. Sumber data dalam penelitian ini didapatkan dari wawancara dengan para Tokoh Masyarakat Kecamatan Genuk Kota Semarang, observasi dan dokumentasi. Pendekatan yang digunakan adalah menggunakan pendekatan sosiologis dan normatif (hukum Islam). Hasil penelitan menyebutkan bahwa mayoritas Tokoh Masyarakat Kecamatan Genuk Kota Semarang sepakat bahwa unsur agama merupakan syarat mutlak berlangsungnya pernikahan. Meskipun demikian, para Tokoh Masyarakat Kecamatan Genuk Kota Semarang lebih terbuka untuk unsur-unsur lainnya dalam konsep kafa’ah karena kafa’ah menurut mereka adalah syarat lazim saja. Setiap tempat memiliki kecenderungan sendiri-sendiri dalam memilih pasangan. Selama tidak keluar dari nilai-nilai ajaran Islam, hal tersebut tidak ada larangan. Kafa’ah ini berdiri dengan landasan ‘urf atau adat istiadat demi melestarikan maqasyid syari’ah.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
Divisions: Fakultas Agama Islam
Fakultas Agama Islam > Syari'ah (Ahwal Syakhshiyah)
Depositing User: Pustakawan 3 UNISSULA
Date Deposited: 12 Jan 2022 03:28
Last Modified: 12 Jan 2022 03:28
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/21431

Actions (login required)

View Item View Item