HUBUNGAN PENYAKIT JANTUNG KORONER (PJK)DENGAN KEJADIAN PENYAKIT ARTERI PERIFER (PAP) (Studi Observasional AnalitikPada Pasien Poliklinik Penyakit Dalam Di RS Islam Sultan Agung Semarang)

Ardhyawati, Retno (2015) HUBUNGAN PENYAKIT JANTUNG KORONER (PJK)DENGAN KEJADIAN PENYAKIT ARTERI PERIFER (PAP) (Studi Observasional AnalitikPada Pasien Poliklinik Penyakit Dalam Di RS Islam Sultan Agung Semarang). Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
KTI_RETNO ARDHYAWATI_01.211.6498_Cover.pdf

Download (43kB) | Preview
[img]
Preview
Text
KTI_RETNO ARDHYAWATI_01.211.6498_Daftar Isi.pdf

Download (89kB) | Preview
[img]
Preview
Text
KTI_RETNO ARDHYAWATI_01.211.6498_Intisari.pdf

Download (7kB) | Preview

Abstract

Penyakit Arteri Perifer (PAP) merupakan penyakit pada pembuluh darah.Penyakit Arteri Perifer (PAP) terjadi akibat terbentuknya aterosklerosis yang menyebabkan pengurangan aliran darah ke ekstremitas.Penyakit Arteri Perifer (PAP) biasanya juga ditemui pada pasien yang mengalami Penyakit Jantung Koroner (PJK) oleh karena pada pasien dengan Penyakit Jantung Koroner (PJK) memiliki patofisiologi terbentuknya aterosklerosis yang sama dengan aterosklerosis yang terjadi pada Penyakit Arteri Perifer (PAP). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Penyakit Jantung Koroner (PJK) dengan Penyakit Arteri Perifer (PAP) di Rumah Sakit Islam Sultan Agung. Penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional dilakukan di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang pada bulan November-Desember 2014. Jumlah sampel 50 pasien, 50 pasien yang ada di bagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama dengan jumlah 25 pasien dengan diagnosis Penyakit Jantung Koroner (PJK) dan kelompok kedua jumlah 25 pasien dengan diagnosis Non Penyakit Jantung Koroner.Diagnosis Penyakit Arteri Perifer (PAP) diketahui dengan menggunakan data primer yaitu dengan melakukan pengukuran Ankle Brachial Indeks (ABI). Hasil uji chi square (X2) didapatkan hasil 0.000, pada hasil uji korelasi dengan koefisien kontingensi di dapatkan hasil 0,539. Hasil penelitian didapatkan sebesar 42%pasien Penyakit Jantung Koroner (PJK) mengalami Penyakit Arteri Perifer (PAP) dan sebesar 10%pasien Penyakit Jantung Koroner (PJK) tidak mengalami Penyakit Arteri Perifer (PAP), 40% pasien Non Jantung Koroner tidak mengalami Penyakit Arteri Perifer (PAP), dan 8% pasien Non Jantung Koroner mengalami Penyakit Arteri Perifer (PAP)dari 50 pasien yang menjadi sampel penelitian. Simpulan, terdapat hubungan antara Penyakit Jantung Koroner (PJK) dengan Penyakit Arteri Perifer (PAP) dengan keeratan hubungan sedang. Kata kunci : Penyakit arteri perifer, Penyakit jantung koroner

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 06 Aug 2015 02:17
Last Modified: 06 Aug 2015 02:17
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/207

Actions (login required)

View Item View Item