PERFORMA TANAH OCR ( OVERCONSOLIDATION RATIO ) TERHADAP BEBAN TIMBUNAN JALAN

SETYANINGSIH, PRATIWI AYU and NUFUS, LAILI KHOIRUN (2020) PERFORMA TANAH OCR ( OVERCONSOLIDATION RATIO ) TERHADAP BEBAN TIMBUNAN JALAN. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[img] Text
COVER.pdf

Download (349kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (92kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (190kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (98kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (685kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (8kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (90kB)
[img] Text
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (106kB)

Abstract

Dalam perencanaan perkerjaan jalan kondisi tanah dasar harus dapat menopang beban diatasnya. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi ketidakstabilan tanah, salah satunya yaitu penurunan tanah (settlement). Hal ini terjadi karena adanya konsolidasi. Konsolidasi adalah hal yang berhubungan dengan perubahan volume tanah akibat tanah mendapat tekanan, sehingga air yang ada dalam pori-pori tanah akan keluar. Tanah yang sudah pernah mengalami tekanan sebelumnya dan tekanan tersebut lebih besar dari tekanan yang dialami pada saat ini disebut juga tanah Over Consolidated. Sedangkan OCR (Overconsolidation Ratio) adalah angka yang menunjukkan nilai perbandingan antara tekanan prakonsolidasi dengan tegangan efektif yang ada sekarang. Jadi, jika tanah Normally Consolidated memiliki nilai OCR = 1 maka tanah Over Consolidated memiliki nilai OCR > 1. Penelitian ini sendiri bertujuan untuk mengetahui perbedaan besar penurunan tanah pada nilai OCR tertentu dengan jenis tanah yang berbeda. Berdasarkan analisa pada Plaxis 8.6 dengan permodelan menggunakan nilai OCR 2, 5, 7, dan 10 yang di aplikasikan pada lapisan tanah medium - stiff, soft clay – stiff, dan very soft clay – stiff sebagai tanah dasar dan diberi timbunan setinggi 4 m dengan waktu konsolidasi selama 10 tahun. Dari permodelan tersebut didapatkan hasil berupa semakin besar nilai OCR maka semakin kecil settlement yang terjadi, dan semakin baik jenis lapisan tanah maka semakin besar angka safety factor yang dihasilkan. Kemudian angka penurunan terlihat stabil ketika tanah telah mengalami konsolidasi selama 1, 5 dan 10 tahun, hal ini disebabkan karena tanah telah terkonsolidasi sempurna. Kata Kunci: Settlement, Konsolidasi, Overconsolidation Ratio, Safety Factor

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik
Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Pustakawan 4 UNISSULA
Date Deposited: 07 Oct 2021 07:35
Last Modified: 07 Oct 2021 07:35
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/20066

Actions (login required)

View Item View Item