PENGARUH PEMBERIAN JUS KERSEN (Muntingia calabura L.) TERHADAP HISTOPATOLOGI HEPAR PADA TIKUS YANG DIINDUKSI MINYAK JELANTAH Studi Experimental pada Tikus Putih Jantan Galur Wistar

Hafidha, Qonitina (2015) PENGARUH PEMBERIAN JUS KERSEN (Muntingia calabura L.) TERHADAP HISTOPATOLOGI HEPAR PADA TIKUS YANG DIINDUKSI MINYAK JELANTAH Studi Experimental pada Tikus Putih Jantan Galur Wistar. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
KTI_qonitina hafidha_012116489_Daftar Isi.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
KTI_qonitina hafidha_012116489_Cover.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
KTI_qonitina hafidha_012116489_Intisari.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Non Alcoholic Fatty Liver (NAFLD) merupakan penyakit hati yang ditandai adanya steatosis (perlemakan) pada hepatosit. Salah satu penatalaksanaan NAFLD adalah dengan antioksidan. Kersen diketahui memiliki kandungan antioksidan seperti vitamin C, tanin, flavonoid, anthocyanin, fenol, dan niasin yang berfungsi sebagai agen antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jus kersen (Muntingia calabura L.) terhadap histopatologi hepar pada tikus yang diinduksi minyak jelantah. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan designpost test only control group dengan 18 ekor tikus putih jantan galur wistar yang dibagi 3 kelompok secara random. Kelompok 1 sebagai kontrol (pakan standar , aquades 3,5 cc) kelompok 2 (pakan standar, jus kersen dosis 1,15 ml/200gram/hari), kelompok 3 (pakan standar, jus kersen dosis 2,3 ml/gram/hari). Histopatologi hepar dinilai menggunakan modifikasi grading Brunt yang dilihat dari steatosis, balloningcell, dan inflamasi lobular. Data diuji dengan uji Kruskal-wallis dilanjutkan dengan Uji Mann-whitney. Hasil rata-rata jumlah score NAFLD gambaran histopatologi hepar kelompok kontrol, kelompok 2 dan kelompok 3 berurutan adalah 8, 6. Dan 4. Hasil uji Kruskal-wallis menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata jumlah score NAFLD gambaran histopatologi hepar setidaknya antar dua kelompok (p<0,05). Uji lanjut dengan uji Mann-Whitney, menunjukkan kelompok 1 berbeda bermakna dengan kelompok 2, dan kelompok 2 berbeda bermakna dengan kelompok 3. Kesimpulan penelitian ini, jus kersen berpengaruh terhadap perbaikan grading NAFLD pada histopatologi hepar tikus yang diinduksi minyak jelantah. Kata Kunci :Gambaran histopatologi NAFLD, Kersen, Minyak jelantah

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 06 Aug 2015 01:31
Last Modified: 06 Aug 2015 01:31
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/198

Actions (login required)

View Item View Item