HUBUNGAN LETAK DAN LUAS INFARK HASIL CT-SCAN TERHADAP ACTIVITY DAILY LIVING Studi Analitik Observasional pada Penderita Stroke Iskemik di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang Periode Januari 2014 – Juni 2014

Saftika, Oliviane Kurnia (2015) HUBUNGAN LETAK DAN LUAS INFARK HASIL CT-SCAN TERHADAP ACTIVITY DAILY LIVING Studi Analitik Observasional pada Penderita Stroke Iskemik di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang Periode Januari 2014 – Juni 2014. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
KTI OLIVIANE KURNIA SAFTIKA _012116482__Cover.pdf

Download (97kB) | Preview
[img]
Preview
Text
KTI OLIVIANE KURNIA SAFTIKA _012116482__Daftar Isi.pdf

Download (68kB) | Preview
[img]
Preview
Text
KTI OLIVIANE KURNIA SAFTIKA _012116482__Intisari.pdf

Download (65kB) | Preview

Abstract

Stroke merupakan penyebab disfungsi neurologis yang timbul secara tiba-tiba, dapat menyebabkan kematian ataupun ketidakmampuan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.Pemeriksaan gold standard untuk mendiagnosis stroke adalah CT-Scan, yang dapat memprediksi prognosis penderita stroke. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara letak dan luas infark hasil CT-Scan terhadap activity daily living (ADL) pada penderita stroke iskemik yang telah mengalami perbaikan selama tiga hingga enam bulan setelah stroke terjadi. Penelitian Analitik Observasional dengan rancangan kohort retrospektif dilakukan pada pasien stroke iskemik di RSISA (Rumah Sakit Islam Sultan Agung) dengan 65 sampel. Letak infark hasil CT-Scan terbagi menjadi tiga lokasi: korteks, subkorteks, dan sirkulasi posterior. Luas infark hasil CT-Scan terbagi menjadi dua: infark lakuner dan infark luas.ADL diukur menggunakan HAQ (The Health Assessment Questionnaire).Data dianalisis menggunakan uji koefisien kontingensi (untuk variabel letak infark terhadap ADL) dan uji korelasi spearman (untuk variabel luas infark terhadap ADL). Hasil penelitian menunjukkan 12 pasien (20%) tanpa kesulitan, 24 pasien (29,2%) sedikit kesulitan, 20 pasien (13,8%) banyak kesulitan, 9 pasien (13,8%) tidak bisa melakukan sama sekali. Analisis korelasi letak dan luas infark terhadap ADL didapatkan p<0,05 menunjukkan adanya hubungan terhadap kedua variabel, dengan r=0,627 untuk variabel letak infark, dan r=0,664 untuk variabel luas infark yang menunjukkan keeratan kuat. Kesimpulan dari penelitian adalah terdapat hubungan antara letak dan luas infark hasil CT-Scan terhadap ADL. Kata kunci :letak infark, luas infark, CT-Scan, ADL

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 05 Aug 2015 07:32
Last Modified: 05 Aug 2015 07:32
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/192

Actions (login required)

View Item View Item