PENGARUH EKSTRAK KENTAL BIJI PEPAYA (Carica papaya Linn.) TERHADAP KADAR KOLESTEROL TOTAL Studi Eksperimental Terhadap Tikus Jantan Galur Wistar yang Diinduksi Otak Sapi

Adhiharta, Okka Prima (2015) PENGARUH EKSTRAK KENTAL BIJI PEPAYA (Carica papaya Linn.) TERHADAP KADAR KOLESTEROL TOTAL Studi Eksperimental Terhadap Tikus Jantan Galur Wistar yang Diinduksi Otak Sapi. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
KTI OKKA PRIMA ADHIHARTA _012116480__Cover.pdf

Download (139kB) | Preview
[img]
Preview
Text
KTI OKKA PRIMA ADHIHARTA _012116480__Daftar Isi.pdf

Download (473kB) | Preview
[img]
Preview
Text
KTI OKKA PRIMA ADHIHARTA _012116480__Intisari.pdf

Download (472kB) | Preview

Abstract

Biji pepaya memiliki kandungan senyawa kimia seperti flavonoid, tannin dan saponin. Beberapa studi mempelajari kandungan biji pepaya sebagai antikolesterol, diperantarai oleh flavonoid, tannin dan saponin. Flavonoid meningkatkan ekskresi getah empedu, sehingga menurunkan kadar kolesterol, tanninmeningkatkan ekskresi asam empedu serta meningkatkan reverse cholesterol transport dan saponin mengurangi absorbsi getah empedu. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan adakah pengaruh ekstrak kental biji pepaya (Carica papaya Linn.) dalam menurunkan kadar kolesterol total pada tikus yang diinduksi otak sapi. Penelitian eksperimental rancangan post test only control group design menggunakan tikus putih galur wistar, dibagi dalam 5 kelompok secara random, masing–masing kelompok terdapat 6 ekor tikus, yaitu K1(simvastatin 0,18mg), K2(Ekstrak Kental Biji Pepaya 100mg/kgBB/hari), K3(Ekstrak Kental Biji Pepaya 200mg/kgBB/hari), K4(Ekstrak Kental Biji Pepaya 400mg/kgBB/hari), K5(Pakan standart). Perlakuan dilakukan selama 21 hari. Hari ke 22 tikus putih galur wistar diambil darahnya dan dihitung kadar Kolesterol Total dengan spectofotometri urit dan dianalisa dengan One Way Anova. Rerata kadar kolesterol total pada K1: 49,82, K2: 70,15, K3: 60,70, K4:53,80 dan K5: 74,02. Uji Shapiro Wilk test menunjukkan perolehan nilai p> 0,05 menunjukkan semua kelompok berdistribusi normal. Levene Test didapatkan p> 0,05 menunjukkan varian dari kadar kolesterol pada kelima perlakuan adalah homogen. Uji Post Hoc menunjukkan perbedaan bermakna antara K1dengan K5, perbedaan tidak bermakna pada K3 dan K4. Kesimpulan, ekstrak kental biji pepaya dosis 200mg/kgBB/hari paling berpengaruh terhadap penurunan kadar kolesterol total pada tikus putih galur wistar yang diinduksi otak sapi. Kata Kunci : ekstrak kental biji pepaya, kolesterol total, otak sapi

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 05 Aug 2015 07:32
Last Modified: 05 Aug 2015 07:32
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/190

Actions (login required)

View Item View Item