PEMETAAN TANAH LUNAK DI KOTA SEMARANG
Berkas Tugas Akhir
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
BAB II_1.pdf
Restricted to Registered users only
BAB III_1.pdf
Restricted to Registered users only
BAB IV_1.pdf
Restricted to Registered users only
BAB V_1.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Sebaran tanah lunak di pulau Jawa sebagian besar berada di bagian utara Jawa seperti di kota Semarang bagian pesisir. Tanah lunak dengan karakteristik daya dukung rendah dan penurunan yang besar ini sangat mempengaruhi jenis pondasi yang akan digunakan pada bangunan diatasnya. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tanah lunak di kota Semarang dan memberikan model perbaikan untuk menaikkan daya dukung tanah.
Penelitian ini menggunakan data sekunder yaitu data yang berasal dari pekerjaan penyelidikan tanah lunak dengan metode Standart Penetration Test (SPT) untuk mendapatkan nilai N-SPT yang dilakukan oleh laboratorium Mekanika Tanah Fakultas Teknik Universitas Islam Sultan Agung Semarang. Tahap pertama yang dilakukan adalah pemilihan parameter tanah kemudian menentukan dan menghitung kedalaman dan kelas situs tanah menggunakan data N-SPT. Tahap berikutnya menghitung penurunan tanah serta waktu penurunan. Kemudian untuk perbaikan tanah digunakan metode Prefabricated vertical Drain (PVD) yang akan membuat air pori terangkat. Sehingga dapat dianalisa waktu dan penurunan tanah secara konvensional maupun menggunakan PVD dengan menggunakan aplikasi plaxis 8.2.
Hasil dari penelitian ini berupa peta tanah lunak di kota Semarang yang dilengkapi dengan data kedalaman tanah lunak, besar dan lamanya penurunan tanah serta model perkuatan tanahnya. Besar penurunan tanah yang terjadi dalam waktu 1 tahun adalah antara 0,05 m s.d 0,125 m. Kemudian perbaikan menggunakan PVD dapat mempercepat penurunan tanah dari 1 tahun menjadi kurang dari 1 hari.
Kata Kunci : Tanah Lunak, Penurunan Tanah, Prefabricated Vertical Drain, Perbaikan Tanah, Plaxis 8.2
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
