HUBUNGAN LETAK INFARK LAKUNER HASIL CT-SCAN DENGAN KEMAMPUAN MELAKUKAN AKTIVITAS KEHIDUPAN SEHARI - HARI Studi pada Pasien Stroke Iskemik dengan Gangguan Motorik

Ni’mah, Nurul (2015) HUBUNGAN LETAK INFARK LAKUNER HASIL CT-SCAN DENGAN KEMAMPUAN MELAKUKAN AKTIVITAS KEHIDUPAN SEHARI - HARI Studi pada Pasien Stroke Iskemik dengan Gangguan Motorik. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
Nurul Ni’mah 01.211.6478_Cover.pdf

Download (101kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Nurul Ni’mah 01.211.6478_Daftar Isi.pdf

Download (11kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Nurul Ni’mah 01.211.6478_Intisari.pdf

Download (85kB) | Preview

Abstract

Stroke merupakan penyakit vaskuler yang terjadi akibat gangguan suplai darah ke otak berakibat timbulnya iskemik maupun infark. Keadaan ini dapat penurunkan bahkan menghilangkan fungsi tubuh sesuai letak area infark.Gambaran imaging hasil CT-Scan kepala merupakan pemeriksaan terbaik untuk mendiagnosa kasus tersebut . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan letak infark lakuner hasil CT-Scan dengan kemampuan melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari pada pasien stroke iskemik dengan paralisis. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan rancangan kohort retrospektif dilakukan pada pasien stroke iskemik di RSISA (Rumah Sakit Islam Sultan Agung). Sampel penelitian dengan 32 responden dengan letak infark dikategorikan menjadi empat lokasi: korteks, subkorteks, dan sirkulasi posterior dan multipel.Sampel diambil secara konsekutif yang memenuhi kriteria penelitian. Kemampuan melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari diukur menggunakan Functional Independence Measure(FIM). Analisis statistik menggunakan metode uji fisher’s exact dan uji koefisien kontingensiuntuk melihat ada tidaknya hubungan dan keeratan hubungan antara letak infark hasil CT-Scan dengan kemampuan melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil rerata FIM berdasarkan letak infark pada korteks 105,8 (ketergantungan ringan), subkorteks 92,5 (ketergantungan sedang),sirkulasi posterior97,3 (ketergantungan sedang)serta pada letak multipel tidak dapat dinilai. Hasil analisis uji fisher’s exact 0,027 dan koefisian kontingensi didapatkan P value 0,040dan r 0,409. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah bahwa letak infark lakuner hasil CT-Scan berhubungan dengan kemampuan melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari dengan keeratan sedang. Kata kunci : letak infark, CT-Scan, ADL

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 05 Aug 2015 07:32
Last Modified: 05 Aug 2015 07:32
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/185

Actions (login required)

View Item View Item