PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BUAH DELIMA TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGI PARU MENCIT Studi Eksperimental Pada Mencit BALB/c yang Diinhalasi Karbon Tetraklorida

Sutrisno, Sutrisno (2014) PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BUAH DELIMA TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGI PARU MENCIT Studi Eksperimental Pada Mencit BALB/c yang Diinhalasi Karbon Tetraklorida. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (43kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (552kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (557kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (942kB) | Preview

Abstract

Metabolisme CCl 4 menghasilkan radikal bebas CCl 3 - , yang menyebabkan terbentuknya peroksida lipid dan kerusakan membran serta hilangnya fungsi sel. Delima memiliki flavonoid tinggi yang dapat menangkal radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak buah delima terhadap gambaran histopatologi paru yang diinhalasi CCl . Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan rancangan 4 penelitian eksperimental (posttest only group design). Penelitian dilakukan selama 28 hari menggunakan 24 ekor mencit BALB/c, dibagi 4 kelompok secara acak. KI diberi pakan standart, KII diberi pakan standart dengan inhalasi CCl selama 2 minggu kemudian diterminasi, KIII diberi pakan standart dengan inhalasi CCl selama 2 minggu kemudian perkembangannya ditunggu selama 4 minggu, dan KIV diberi pakan standart dengan inhalasi CCl selama 2 minggu kemudian diberikan ekstrak buah delima 0,3 ml perhari selama 2 minggu. Setelah mencit diterminasi dilakukan pembuatan preparat histopatologi paru. Kerusakan dilihat berdasarkan luas pada 30 lapang pandang tiap kelompok. Uji analisis KruskalWallis dan Mann-Whitney digunakan untuk mengetahui perbedaan gambaran histopatologi antar berbagai kelompok. 4 Hasil penelitian rata-rata skor kerusakan paru tiap kelompok berturut-turut yaitu KI 0,03, KII 1,2, KIII 1,0, dan KIV 0,06. Analisis menunjukkan perbedaan yang signifikan antar kelompok penelitian (p<0.01). Terdapat perbedaan signifikan (p<0,01) antara KI dan KII, KI dan KIII, KII dan KIV, serta KIII dan KIV, tetapi tidak ada perbedaan signifikan (p>0,01) pada KI dan KIV, serta KII dan KIII. Kesimpulan ekstrak buah delima berpengaruh terhadap gambaran histopatologi paru yang diinhalasi CCl Kata Kunci : CCl, Ekstrak Buah Delima, Histopatologi Paru

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 17 Dec 2015 02:11
Last Modified: 17 Dec 2015 02:11
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/1776

Actions (login required)

View Item View Item