PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BUAH DELIMA (Punica granatum L.) TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGI HEPAR MENCIT Studi Eksperimental Pada Mencit Balb/c yang Diinhalasi Karbon Tetraklorida

Mustajabah, Setia Hilmi (2014) PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BUAH DELIMA (Punica granatum L.) TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGI HEPAR MENCIT Studi Eksperimental Pada Mencit Balb/c yang Diinhalasi Karbon Tetraklorida. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (107kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (92kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (176kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (175kB) | Preview

Abstract

CCl 4 dapat menyebabkan terbentuknya peroksida lipid sehingga menyebabkan kerusakan membran dan hilangnya fungsi sel dan organel. Antioksidan dibutuhkan sebagai penghambat radikal bebas. Delima karena memiliki antioksidan yang tinggi yang dapat menangkal radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak buah delima terhadap gambaran histopatologi hepar yang diinhalasi CCl . Penelitian eksperimental dengan rancangan Post tes only control group 4 design menggunakan 24 ekor mencit Balb/c, dibagi 4 kelompok secara acak. Kelompok I diberi pakan standart, kelompok II diberi pakan standar dengan inhalasi CCl selama 2 minggu kemudian diterminasi, kelompok III pakan standar dengan inhalasi CCl 4 selama 2 minggu ditunggu 4 minggu, dan Kelompok IV diberi pakan standart dengan inhalasi CCl 4 selama 2 minggu kemudian diberikan ekstrak buah delima 0,3 ml perhari selama 2 minggu. Kemudian di buat preparat histopatologi hepar. Uji analisis menggunakan Kruskal Wallis dilanjutkan uji Mann-Whitney. 4 Hasil penelitian didapatkan pada kelompok II, Kelompok III dan Kelompok IV ditemukan adanya degenerasi parenkimatosa akibat inhalasi CCl . Kerusakan paling banyak ditemukan pada kelompok Kelompok II. Analisis uji Kruskal Wallis menunjukkan perbedaan yang signifikan antar kelompok penelitian (p<0.05). Uji Mann-Whitney menunjukkan perbedaan sangat signifikan (p<0,01) antara Kelompok I , Kelompok II, dan Kelompok III, tetapi tidak ada perbedaan signifikan (p>0,01) pada kelompok I dan Kelompok IV. Pemberian ekstrak buah delima (Punica granatum L.) mempengaruhi gambaran histopatologi dan menurunkan jumlah kerusakan sel hepar mencit Balb/c yang diinhalasi CCl 4. Kata Kunci : CCl4, Ekstrak Buah Delima, Histopatologi Hepar 4

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 17 Dec 2015 02:11
Last Modified: 17 Dec 2015 02:11
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/1773

Actions (login required)

View Item View Item