PENGARUH EKSTRAK BUAH KEPEL (TERHADAP JUMLAH IMPLANTASI Studi Eksperimental pada Mencit Balb/CPENGARUH EKSTRAK BUAH KEPEL (Stelechocarpus TERHADAP JUMLAH IMPLANTASI Studi Eksperimental pada Mencit Balb/C Stelechocarpus burahol)

Ratnaningrum, Idiah Hapsari (2014) PENGARUH EKSTRAK BUAH KEPEL (TERHADAP JUMLAH IMPLANTASI Studi Eksperimental pada Mencit Balb/CPENGARUH EKSTRAK BUAH KEPEL (Stelechocarpus TERHADAP JUMLAH IMPLANTASI Studi Eksperimental pada Mencit Balb/C Stelechocarpus burahol). Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (112kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Buah kepel (Stelechocarpus burahol) merupakan salah satu tanaman tradisional yang berasal dari Indonesia yang dapat digunakan untuk mencegah kehamilan, melancarkan air seni, dan menegah peradangan ginjal. Buah kepel memiliki senyawa alkaloid, triterpenoid, tanin, saponin, dan flavonoid yang dalam pemakainan jumlah tertentu dapat memberikan efek hormonal dan sitotoksik. Tetapi, penelitian terhadap jumlah implantasi yang diberi ekstrak buah kepel belum banyak diteliti. Tujuan penelitan untuk membuktikan efek ekstrak buah kepel terhadap jumlah implantasi Penelitian eksperimental dengan rancangan post test only control group design. Sampel penelitian adalah mencit betina balb/c sejumlah 20 ekor yang dibagi menjadi kelompok kontrol, kelompok ekstrak buah kepel dosis 0,65 mg, dosis 1,3 mg, dan dosis 2,6 mg. Ekstrak dilarutkan dalam larutan DMSO (Dimethyl Sulfoxide) dan diberikan 1 ml/ekor. Pemberian ekstrak buah kepel dilakukan sejak 10 hari sebelum kopulasi sampai hari kehamilan ke-18. Penghitungan jumlah implantasi dilihat secara makroskopis dengan menghitung titik implantasi pada uterus. Hasil diuji dengan One-way Anova. Rata – rata jumlah implantasi pada kelompok kontrol, ekstrak buah kepel dosis 0,65 mg; dosis 1,3 mg; dan dosis 2,6 mg, masing-masing sebesar 5,60±1,14; 6,20± 1,64; 7,60±1,51; 8,00± 1,58. Hasil uji One-way Anova didapatkan hasil p = 0,066 (p>0,05), artinya tidak ada perbedaan yang signifikan antara kelompok kontrol dan perlakuan. Kesimpulan penelitian bahwa ektrak buah kepel tidak memiliki efek terhadap jumlah implantasi Kata kunci : alkaloid, buah kepel, flavonoid, jumlah implantasi, saponin.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 17 Dec 2015 02:11
Last Modified: 17 Dec 2015 02:11
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/1761

Actions (login required)

View Item View Item