HUBUNGAN KADAR HB DIBAWAH NORMAL PADA KEHAMILAN DENGAN PERDARAHAN POSTPARTUM PRIMER Studi Observasi di Puskesmas Paguyangan Brebes
Berkas Tugas Akhir
Publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Anemia pada kehamilan merupakan salah satu faktor resiko terjadinya perdarahan postpartum. Hal ini disebabkan kadar Hb dibawah normal yang dapat melemahkan kontraksi otot-otot uterus sehingga dapat mengakibatkan terjadinya perdarahan postpartum primer maupun sekunder, dimana perdarahan postpartum merupakan penyebab utama terjadinya kematian pada ibu. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan rancangan penelitian cross sectional diambil dari data rekam medis sebanyak 50 sampel di ambil secara consecutive sampling. Perdarahan postpartum primer dilihat dari data rekam medik setelah melahirkan. Kadar Hb dibawah normal dilihat dari pemeriksaan Hb sesaat sebelum melahirkan. Hubungan kadar Hb dibawah normal pada kehamilan dengan perdarahan postpartum primer dianalisis menggunakan koefisen kontingensi. Pasien tanpa perdarahan postpartum primer yang memiliki kadar Hb dibawah normal n= 3 (9,4%) dan kadar Hb normal n= 29 (90,6%). Jumlah pasien dengan perdarahan postpartum primer yang memiliki kadar Hb dibawah normal n= 17 (94,4%) dan kadar Hb normal n= 1 (5,6%). Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 50 data perdarahan postpartum dengan uji korelasi koefisien kontingensi didapatkan nilai sig sebesar 0,000 (p<0,05) dengan keeratan hubungan sebesar 0.640. Hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kadar Hb dibawah normal pada kehamilan dengan perdarahan postpartum primer dan tingkat hubungan yang kuat.
Kata kunci: perdarahan postpartum primer, kadar Hb dibawah normal
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
