HUBUNGAN DIAMETER FLAP DENGAN ANGKA KEJADIAN GLARE PASCA LASIK StudiObservasionalAnalitikPadaPasien LASIK dengan Indikasi Miopia di Semarang Eye Center RSI Sultan Agung Semarang

Firdhausa, Nadya Noor (2015) HUBUNGAN DIAMETER FLAP DENGAN ANGKA KEJADIAN GLARE PASCA LASIK StudiObservasionalAnalitikPadaPasien LASIK dengan Indikasi Miopia di Semarang Eye Center RSI Sultan Agung Semarang. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
KTI_Nadya Noor Firdhausa_01.211.6462_Cover.pdf

Download (121kB) | Preview
[img]
Preview
Text
KTI_Nadya Noor Firdhausa_01.211.6462_Daftar Isi.pdf

Download (166kB) | Preview
[img]
Preview
Text
KTI_Nadya Noor Firdhausa_01.211.6462_Intisari.pdf

Download (85kB) | Preview

Abstract

Glare merupakan sensasi silau ketika sumber cahaya mempengaruhi kemampuan mata untuk melihat dengan jelas. Glare biasanya terjadi pada sebagian besar pasien pasca LASIK (Laser Assisted In-Situ Keratomileusis) yang sifatnya bisa sementara ataupun menetap.Prosedur LASIK diantaranya adalah dengan membuat suatu flap (lapisan tipis) korneayang memiliki lebar dan kedalaman tertentu sesuai dengan keadaan masing-masing mata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara diameter flap dengan angka kejadian glarepasien pasca LASIK di Semarang Eye Center(SEC) RSI Sultan Agung Semarang. Penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional menggunakan sampel 64 orang pasien pasca LASIK yang terdiri dari 2 kelompok, yaitu 32 orang dengan diameter flap 8,5 mm dan 32 orang dengan diameter flap 9,0 mm. Pengambilan data sekunder menggunakan rekam medis, selanjutnya pasien yang memenuhi kriteria dihubungi melalui telepon untuk dilakukan informed consent dan dipandu untuk menjawab 5 butir kuesioner. Data penelitian dianalisis dengan uji chi square (X2) dilanjutkan dengan uji contingency coefficient. Hasil penelitian didapatkan kejadian glare sebanyak7,8%dialami oleh pasien dengan diameter flap 8,5 mm dan sebanyak 25% dialami oleh pasien dengan diameter flap 9,0 mm. Hasil uji chi square (X2) menunjukkan hubungan bermakna antaradiameter flap dengan angka kejadian glarepasien pasca LASIK dengan nilai p=0,003. Keeratan hubungan antara kedua variabel diuji dengan menggunakan contingency coefficient dengan nilai r = 0,344. Simpulan,terdapat hubungan antaradiameter flap dengan angka kejadian glare pasien pasca LASIK dengan keeratan hubungan ringan. Kata kunci : Diameter Flap, Glare, LASIK

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 05 Aug 2015 06:22
Last Modified: 05 Aug 2015 06:22
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/175

Actions (login required)

View Item View Item