PENGARUH PEMBERIAN KOMBINASI EKSTRAK SARANG SEMUT (Myrmecodia pedens) DAN METHOTREKSAT TERHADAP PROLIFERASI SEL ADENOCARSINOMA MAMMAE Studi Eksperimental Pada Mencit C3H yang Diinokulasi Sel Adenocarsinoma Mammae

Maulana, Aris (2014) PENGARUH PEMBERIAN KOMBINASI EKSTRAK SARANG SEMUT (Myrmecodia pedens) DAN METHOTREKSAT TERHADAP PROLIFERASI SEL ADENOCARSINOMA MAMMAE Studi Eksperimental Pada Mencit C3H yang Diinokulasi Sel Adenocarsinoma Mammae. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (139kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (708kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (712kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (751kB) | Preview

Abstract

Sarang semut (Myrmecodia pedens) adalah tumbuhan yang mempunyai kandungan flavonoid yang berfungsi sebagai antioksidan sehingga sangat baik digunakan sebagai anti kanker. Methotreksat merupakan suatu antimetabolit yang kerap digunakan sebagai obat kemoterapi anti kanker. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian ekstrak sarang semut (Myrmecodia pendens) dan methotreksat terhadap aktivitas proliferasi sel adenocarsinoma mammae mencit C3H yang diinokulasi adenokarsinoma mammae. Penelitian eksperimental dengan rancangan post test control only group design ini menggunakan mencit galur C3H dibagi menjadi 4 kelompok secara acak. Kelompok I sebagai kontrol diberi methotreksat 0,13 mg / 7 hari, Kelompok II sebagai kelompok dosis 1, Kelompok III sebagai kelompok dosis 2 dan Kelompok IV sebagai kelompok dosis 3 diberikan methotreksat 0,13 mg/7 hari dan ditambahkan ekstrak sarang semut melalui sonde masing-masing 4 mg /hari, 8mg /hari, dan 16 mg/ hari selama 21 hari. Hasil rerata jumlah bintik AgNOR kelompok I 6,21±0,76, Kelompok II 4,16±0,70, Kelompok III 3,09±1,36, Kelompok IV 3,30±0,71. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji One Way Anova, hasilnya menunjukan terdapat paling tidak terdapat dua kelompok yang berbeda signifikasi. Hasil uji Post Hoc Bonferroni memberikan hasil berbeda bermakna (p < 0,05 ) pada kelompok kontrol dengan kelompok dosis 1,dosis 2 dan dosis 3. Berdasarkan data penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pemberian ekstrak sarang semut dan methotreksat terhadap proliferasi sel adenocarsinoma mammae. Kata kunci : sarang semut, adenocarsinoma mammae, methotreksat, aktivitas proliferasi

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 16 Dec 2015 02:37
Last Modified: 16 Dec 2015 02:37
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/1728

Actions (login required)

View Item View Item