library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PERBEDAAN PENURUNAN INDEKS PLAK PENGGUNAAN PASTA GIGI NON FLUORIDE BERBAHAN MINYAK ATSIRI DAUN SIRIH DENGAN PASTA GIGI BERFLUORIDE Studi terhadap Yayasan Panti Asuhan Al-Ikhlas Al-Hadi Kedungmundu Semarang

Detail Tugas Akhir

PERBEDAAN PENURUNAN INDEKS PLAK PENGGUNAAN PASTA GIGI NON FLUORIDE BERBAHAN MINYAK ATSIRI DAUN SIRIH DENGAN PASTA GIGI BERFLUORIDE Studi terhadap Yayasan Panti Asuhan Al-Ikhlas Al-Hadi Kedungmundu Semarang

Akbari, Mentari Nurul (2014) PERBEDAAN PENURUNAN INDEKS PLAK PENGGUNAAN PASTA GIGI NON FLUORIDE BERBAHAN MINYAK ATSIRI DAUN SIRIH DENGAN PASTA GIGI BERFLUORIDE Studi terhadap Yayasan Panti Asuhan Al-Ikhlas Al-Hadi Kedungmundu Semarang. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran Gigi UNISSULA.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Cover.pdf
PDF
Text
Abstrak.pdf
PDF
Text
Daftar Isi.pdf
PDF
Text
Daftar Pustaka.pdf

Abstract

Pengendalian akumulasi plak dapat dilakukan melalui dua cara yaitu kimiawi
dan mekanis. Cara mekanis dengan menyikat gigi menggunakan sikat gigi
sedangkan cara kimiawi yaitu menyikat gigi menggunakan pasta gigi. Bahan aktif
yang terkandung dalam pasta gigi yaitu non-fluoride dan fluoride misalnya daun
sirih. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan penurunan indeks plak
penggunaan pasta gigi non fluoride berbahan minyak atsiri daun sirih dengan
pasta gigi berfluoride.
Penelitian dilakukan pada 36 anak panti asuhan Al-ikhlas Al-hadi
Kedungmundu, Semarang. Sampel dibagi dua kelompok, 18 anak menggunakan
pasta gigi non-fluoride, 18 anak menggunakan pasta gigi berfluoride. Indeks plak
diukur setelah penyikatan gigi dan setelah perlakuan (pemberian makan serta
aktivitas 3 jam) menggunakan indeks PHP (Patient Hygiene Performance Index)
menurut Podshadley dan Haley.
Rata-rata plak gigi setelah menyikat gigi adalah 1,5 dengan pasta gigi daun
sirih dan 2,1 dengan pasta gigi berfluoride. Setelah ���˜� ���d��an rata-rata
indeks plak 2,4 dengan pasta gigi daun sirih dan 3,0 dengan pasta gigi berfluoride.
Dari hasil tersebut maka didapatkan nilai uji t berpasangan indeks plak kedua
pasta gigi=0,000 (p<0,05) yang berarti bahwa terdapat perbedaan secara
signifikan. Hasil uji kelompok pemakaian pasta gigi non fluoride lebih rendah
dibanding pasta gigi berfluoride.
Disimpulkan bahwa pasta gigi non fluoride efektif menghambat plak gigi
dikarenakan kandungan hydroxychavicol, tannin dan kandungan lainnya pada
daun sirih sebagai antibakteri pembentuk plak, menghambat pembentukkan
protein bakteri plak, dan lain-lain.

Kata kunci: Pasta Gigi Berfluoride, Pasta Gigi Non fluoride Minyak Atsiri
Daun Sirih, Indeks Plak

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Subjects R Medicine > RT Nursing
Divisions Fakultas Kedokteran Gigi
Fakultas Kedokteran Gigi > Mahasiswa FKG - Skripsi Pendidikan Dokter Gigi
Date Deposited 16 Dec 2015 02:33
Last Modified 16 Dec 2015 02:33
URI https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/1689

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints