PERBANDINGAN EFEK KLOROFIL DAUN KATUK (Sauropus androgynus) dengan Cu-KLOROFILIN TERHADAP KADAR FERRITIN Studi Eksperimental pada Mencit Betina Galur Balb/c yang Diberi Natrium Nitrit

Laila, Iqrommatul (2015) PERBANDINGAN EFEK KLOROFIL DAUN KATUK (Sauropus androgynus) dengan Cu-KLOROFILIN TERHADAP KADAR FERRITIN Studi Eksperimental pada Mencit Betina Galur Balb/c yang Diberi Natrium Nitrit. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
KTI IQROMMATUL LAILA _012116417__Cover.pdf

Download (109kB) | Preview
[img]
Preview
Text
KTI IQROMMATUL LAILA _012116417__Daftar Isi.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
KTI IQROMMATUL LAILA _012116417__Intisari.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Daun katuk (Sauropus androgynus) telah banyak digunakan sebagai bahan fortifikasi pada produk makanan untuk memperlancar produksi ASI dan mengobati macam-macam penyakit. Daun katuk kaya akan klorofil sebagai sumber zat besi nabati dan dapat mencegah dan sebagai penatalaksanaan anemia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan efek klorofil daun katuk (Sauropus androgynus) dengan cu-klorofilin terhadap kadar ferritin mencit betina galur balb/c yang diberi natrium nitrit. Penelitian eksperimental dengan post test only control group design ini menggunakan sampel 24 ekor mencit betina galur balb/c dibagi menjadi 4 kelompok. K-I diberi pakan standar; K-II diberi pakan standar dan induksi natrium nitrit; K-III diberi pakan standar, induksi natrium nitrit dan klorofil daun katuk; K-IV diberi pakan standar, induksi natrium nitrit dan cu-klorofilin. Pemeriksaan kadar ferritin dilakukan pada hari ke-33. Rerata kadar ferritin K-I: 62, 71 ng/ml± 6, 42, K-II: 63, 22 ng/ml ± 7, 59, K-III: 67, 45 ng/ml ± 8, 03, K-IV: 64, 74 ng/ml ± 7, 80. Data dianalisis menggunakan uji normalitas data kadar ferritin dengan uji Shaphiro Wilk menunjukkan setiap kelompok perlakuan terdistribusi normal (p>0,05). Uji homogenitas varian data dengan Levene Test pada kadar ferritin semua kelompok mencit menunjukkan varian data yang homogen (p>0,05) dan uji statistik parametrik dengan One-Way Anova didapatkan (p = 0,75 (p>0,05) artinya tidak ada perbedaan yang bermakna pada kadar ferritin antar kelompok. Disimpulkan bahwa pemberian klorofil daun katuk secara klinis lebih meningkat dibandingkan pemberian cu- klorofilin pada kadar ferritin mencit betina galur balb/c yang yang diberi natrium nitrit, namun secara statistik tidak terdapat perbedaan yang signifikan. Kata kunci : Daun Katuk, Klorofil, Cu-Klorofilin, Kadar ferritin, Natrium Nitrit

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 05 Aug 2015 03:33
Last Modified: 05 Aug 2015 03:33
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/145

Actions (login required)

View Item View Item