HUBUNGAN ANTARA LATAR BELAKANG DAN TINGKAT PENGETAHUAN DOKTER TERHADAP SIKAP MENGENAI TERAPI STEM CELL Studi observasional cross sectional dilakukan di lingkungan Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
Berkas Tugas Akhir
babII.pdf
Restricted to Registered users only
babIII.pdf
Restricted to Registered users only
babIV.pdf
Restricted to Registered users only
babV.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Terapi stem cell digunakan sebagai salah satu alternatif terapi untuk penyakit yang tidak bisa disembuhkan dengan terapi farmakologi maupun operatif. Embrionic Stem cell merupakan salah satu jenis stem cell yang masih diperdebatkan penggunaannya. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara latar belakang dan tingkat pengetahuan dokter terhadap sikap mengenai terapi stem cell di Lingkungan Universitas Islam Sultan Agung.
Desain penelitian menggunakan analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Diawali dengan meminta persetujuan responden untuk mengisi lembar informed consent, kemudian kuesioner yang sudah diuji validitasnya ini dibagikan kepada para responden. Data yang sudah dikumpulkan kemudian dilakukan perekapan dan diolah. Data diolah secara univariat, bivariat (Uji Pearson Chi Square)
Dari Hasil uji Chi Square didapatkan Usia: 0,673; Jenis Kelamin: 0,285; agama: 1,000; tingkat pengetahuan: 0,665 (>0,05).
Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara usia, jenis kelamin, dan tingkat pengetahuan dengan sikap dokter mengenai terapi stem cell di Lingkungan Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
Kata kunci : usia, jenis kelamin, tingkat pengetahuan, sikap, terapi stem cell
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
