OPTIMALISASI KONFIGURASI SISTEM TENAGA LISTRIK JAWA TENGAH UNTUK MENURUNKAN BIAYA POKOK PRODUKSI (BPP) LISTRIK

KURNIAWAN, ALIEF RIZKY (2018) OPTIMALISASI KONFIGURASI SISTEM TENAGA LISTRIK JAWA TENGAH UNTUK MENURUNKAN BIAYA POKOK PRODUKSI (BPP) LISTRIK. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[img] Text
Cover.pdf

Download (236kB)
[img] Text
Abstrak.pdf

Download (51kB)
[img] Text
Daftar Isi.pdf

Download (186kB)
[img] Text
Publikasi.pdf

Download (105kB)
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (117kB)
[img] Text
Lampiran.pdf

Download (234kB)
[img] Text
Bab I.pdf

Download (106kB)
[img] Text
Bab II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (520kB)
[img] Text
Bab V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (93kB)
[img] Text
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

Sistem Tenaga Listrik Jawa Tengah terbagi menjadi 3 konfigurasi subsistem yaitu subsistem Ungaran, Pedan dan Tanjungjati. Dalam pengaturan sistem tenaga listrik tujuan utamanya adalah penyediaan energi listrik secara andal, kualitas dan ekonomis. Keandalan dan kualitas energi listrik haruslah selalu diimbangi dengan biaya pokok produksi listrik yang ekonomis. Upaya untuk menurunkan biaya pokok produksi listrik dan mendapat biaya operasi yang ekonomis adalah dengan pergantian pemakaian bahan bakar pembangkit dan pengoptimalan konfigurasi sistem tenaga listrik. Di Jawa Tengah PLTGU Tambak Lorok merupakan salah satu pembangkit dengan biaya pokok produksi yang mahal. Pada sistem tenaga listrik Jawa Tengah masih dapat dilakukan optimalisasi konfigurasi untuk mendapatkan biaya pokok produksi listrik yang lebih ekonomis. Penelitian ini membahas analisa ketika PLTGU Tambak Lorok tidak di operasikan dengan simulasi menggunakan software Digsilent. Simulasi dilakukan dengan memodelkan konfigurasi sistem tenaga listrik Jawa Tengah ke dalam program simulator Digsilent. Database konfigurasi sistem dimasukkan ke dalam simulator digsilent dengan menentukan beberapa data variabel seperti jenis dan kapasitas penghantar, pembangkit, dan beban. Total beban yang digunakan dalam simulasi ini adalah berdasarkan data Rencana Operasi Tahunan 2018 yaitu sebesar 4200 MW. Hasil menunjukan bahwa ketika PLTGU Tambak Lorok Blok 2 tidak di operasikan, IBT 500/150 kV 1 & 2 Ungaran mengalami beban lebih sekitar 103% dan tegangan turun menjadi terendah 134 kV. Setelah dilakukan optimalisasi konfigurasi Sistem Tenaga Listrik di Jawa Tengah dengan mengalihkan beban ke subsistem dan area lain serta pengaturan pola operasi PLTGU Tambak Lorok Blok 1, hasil simulasi menunjukan beban IBT 500/150 kV 1 & 2 Ungaran turun menjadi 76% dan tegangan naik menjadi 140 kV. Setelah berhasil melakukan optimalisasi konfigurasi dan diasumsikan PLTGU Tambak Lorok Blok 2 tidak beroperasi secara kontinyu maka penurunan Biaya Pokok Produksi Listrik yang didapatkan adalah sebesar Rp. 107.600.400.000,- dalam satu bulan. Kata Kunci : PLTGU Tambak Lorok, Optimalisasi Konfigurasi, Biaya Pokok Produksi Listrik (BPP)

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Divisions: Fakultas Teknologi Industri
Fakultas Teknologi Industri > Teknik Elektro
Depositing User: Pustakawan 5 UNISSULA
Date Deposited: 26 Nov 2019 07:20
Last Modified: 26 Nov 2019 07:20
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/13642

Actions (login required)

View Item View Item