EFEK KLOROFIL DAUN KATUK (Sauropus androgynus) DAN Cu-KLOROFILIN TERHADAP KADAR MDA (Malondialdehide) Studi Eksperimental pada Mencit Betina Galur Balb-c yang Diinduksi Natrium Nitrit

Urfani, Galuh Dea (2015) EFEK KLOROFIL DAUN KATUK (Sauropus androgynus) DAN Cu-KLOROFILIN TERHADAP KADAR MDA (Malondialdehide) Studi Eksperimental pada Mencit Betina Galur Balb-c yang Diinduksi Natrium Nitrit. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
Galuh Dea Urfani 01.211.6400_Cover.pdf

Download (17kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Galuh Dea Urfani 01.211.6400_Daftar Isi.pdf

Download (206kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Galuh Dea Urfani 01.211.6400_Intisari.pdf

Download (85kB) | Preview

Abstract

Stress oksidatif menyebabkan kerusakan membran sel eritrosit dan menimbulkan keadaan anemia hemolitik. Klorofil daun katuk memiliki struktur porphirin yang dapat mereduksi radikal bebas sehingga dapat dijadikan sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek klorofil daun katuk dan Cu-klorofilin terhadap kadar Malodialdehide(MDA) mencit betina galur Balb-c yang diinduksi natrium nitrit. Penelitian eksperimental dengan desain post test only control group design ini menggunakan sampel 24 ekor mencit betina galur Balb-c. Natrium nitrit sebanyak 0,3 ml/ekor/hari diberikan selama 18 hari, sedangkan klorofil daun katuk dan Cu-klorofilin sebanyak 0,7 ml/ekor/hari diberikan selama 14 hari. Pemeriksaan kadar MDA dilakukan pada hari ke-33. Rerata kadar MDA plasma darah pada kelompok kontrol, induksi NaNO2, induksi NaNO2 dan klorofil daun katuk, serta induksi NaNO2 dan Cu-klorofilin merek K-Liquid secara berurutan adalah 2,10 µmol/L, 3,44 µmol/L, 2,31 µmol/L, 2,30 µmol/L. Hasil uji Kruskal Wallis menunjukkan perbedaan bermakna kadar MDA antara kelompok perlakuan (p<0,05) dan hasil uji Mann Whitney tidak didapatkan adanya perbedaan yang bermakna antara kelompok mencit yang mendapat klorofil daun katuk dengan kelompok mencit yang mendapat Cu-klorofilin setelah induksi NaNO2 (p>0,05). Hal tersebut menandakan bahwa pemberian klorofil daun katuk sama efektifnya dengan Cu-klorofilin dalam menurunkan kadar MDA. Jadi pemberian klorofil daun katuk berefek terhadap penurunan kadar MDA mencit betina galur Balb-c yang diinduksi natrium nitrit. Kata kunci : Cu-klorofilin, kadar Malondialdehide, klorofil daun katuk, natrium nitrit.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 05 Aug 2015 02:21
Last Modified: 05 Aug 2015 02:21
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/133

Actions (login required)

View Item View Item