KEDUDUKAN SAKSI ANAK DALAM PEMBUKTIAN TINDAK PIDANA PENCABULAN
Berkas Tugas Akhir
babII.pdf
Restricted to Registered users only
babIII.pdf
Restricted to Registered users only
babIV.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana kedudukan saksi anak dalam Putusan Nomor: 98/Pid.Sus/2018/PN.Bjn dan juga bagaimanakah dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana dalam Putusan Nomor: 98/Pid.Sus/2018/PN.Bjn.
Penelitian ini penulis melakukan studi metode penelitian yuridis normatif kepustakaan dengan cara menelaah buku-buku, literature-literatur dan peraturan perundang- undangan yang berkaitan dengan masalah-masalah yang akan dibahas dalam penulisan skripsi ini.
Hasil Penelitian ini adalah kedudukan saksi anak dalam pembuktian tindak pidana pencabulan dalam Putusan Nomor: 98/Pid.Sus/2018/PN.Bjn. Keterangan saksi anak dalam Putusan Nomor: 98/Pid.Sus/2018/PN.Bjn. Tidak mempunyai kekuatan pembuktian atau tidak mempunyai nilai pembuktian karena tidak memenuhi syarat formil yaitu tidak mengangkat sumpah. Dasar Pertimbangan Hakim dalam Menjatuhkan Pidana dalam Putusan Nomor: 98/Pid.Sus/2018/PN.Bjn, sudah adanya minimal dua alat bukti yaitu adanya keterangan saksi dan alat bukti surat berupa Visum et Repertum Nomor: VER/3/II/2018 juga sudah dipertimbangkan keterangan terdakwa yang mengakui perbuatannya sehingga hakim memperoleh keyakinan bahwa terdakwa sebagai pelaku tindak pidana serta Majelis Hakim juga mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan meringankan terhadap terdakwa. Kedudukan saksi anak dalam putusan nomor: 98/Pid.Sus/2018/PN.Bjn tidak mempunyai kekuatan pembuktian atau tidak mempunyai nilai pembuktian karena tidak memenuhi syarat formil yaitu tidak mengangkat sumpah.
Kata kunci: Saksi Anak , Pembuktian, Tindak Pidana Pencabulan
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
