PENGARUH HIPOKSIA TERHADAP KADAR VEGF PADA HUMAN MESENCHYMAL STEM CELL (Study Eksperimental in vitro pada Mesenchymal Stem Cell)

Humaira, Nur Izzati (2018) PENGARUH HIPOKSIA TERHADAP KADAR VEGF PADA HUMAN MESENCHYMAL STEM CELL (Study Eksperimental in vitro pada Mesenchymal Stem Cell). Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img] Text
Cover.pdf

Download (662kB)
[img] Text
Abstrak.pdf

Download (75kB)
[img] Text
Daftar Isi.pdf

Download (88kB)
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (110kB)
[img] Text
Lampiran.pdf

Download (807kB)
[img] Text
Publikasi.pdf

Download (186kB)
[img] Text
Bab I.pdf

Download (101kB)
[img] Text
Bab II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (185kB)
[img] Text
Bab III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (305kB)
[img] Text
Bab IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (107kB)
[img] Text
Bab V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (67kB)

Abstract

Mesenchymal Stem Cell adalah stem sel yang bersifat multipotent yang dapat berdiferensiasi menjadi sel-sel tulang, otot, ligament, tendon, dan lemak. Mesenchymal stem cells juga dapat meningkatkan proliferasi sel endotel dan permeabilitas pembuluh darah. Proliferasi sel endotel dan permeabilitas dari pembuluh darah akan dipengaruhi oleh factor angiogenik diantaranya vascular endothelial growth factor (VEGF). VEGF merupakan glikoprotein yang berperan penting dalam vasculogenesis selama embriogenesis dan pembentukan pembuluh darah baru pada penyembuhan luka. VEGF merupakan signal yang digunakan oleh sel yang mengalami hipoksia untuk memicu pertumbuhan pembuluh darah dalam menjalankan proses molekuler. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hipoksia terhadap kadar VEGF pada mesenchymal stem cell. Metode penelitian ini adalah eksperimental dengan menggunakan rancangan penelitian “post test only” menggunakan sampel Human Mesenchymal Stem Cell yang dikondisikan pada keadaan hipoksia selama 24 jam dengan kadar O2 sebesar 4% dan Mesenchymal Stem Cell yang dikondisikan secara normoksia sebagai kontrol kemudian dilakukan uji deskriptif data menggunakan mean, median, modus, normalitas dengan uji Shapiro-wilk dan uji Levene statistic. Data normal dan homogen maka bersifat parametrik. Selanjutnya Analisa uji beda menggunakan independent sample t-test. Pengolahan data dilakukan dengan SPSS 22.0 for Windows. Kadar VEGF Mesenchymal Stem Cell pada kondisi hipoksia 79,38 ± 6,60 pg/ml sedangkan pada kondisi normoksia 57,17 ± 4,63 pg/ml. Kadar VEGF Mesenchymal Stem Cell pada kondisi hipoksia bermakna lebih tinggi dibandingkan pada kondisi normoksia. Terdapat pengaruh hipoksia terhadap kadar VEGF pada mesenchymal stem cell. Kata Kunci : VEGF, Hipoksia, Mesenchymal Stem Cell

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 24 Jun 2019 03:57
Last Modified: 24 Jun 2019 03:57
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/12770

Actions (login required)

View Item View Item