PENGARUH PEMBERIAN SALEP EKSTRAK DAUN MURBEI (Morus alba L.) TERHADAP JUMLAH FIBROBLAS DALAM PROSES PENYEMBUHAN LUKA SAYAT Studi Eksperimental pada Kulit Mencit (Mus musculus) yang Diberi Luka Sayat

Hukmiyya, Fadillatul Ilmi (2015) PENGARUH PEMBERIAN SALEP EKSTRAK DAUN MURBEI (Morus alba L.) TERHADAP JUMLAH FIBROBLAS DALAM PROSES PENYEMBUHAN LUKA SAYAT Studi Eksperimental pada Kulit Mencit (Mus musculus) yang Diberi Luka Sayat. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
Fadillatul Ilmi Hukmiyya 01.211.6384_Cover.pdf

Download (110kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Fadillatul Ilmi Hukmiyya 01.211.6384_Daftar Isi.pdf

Download (170kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Fadillatul Ilmi Hukmiyya 01.211.6384_Intisari.pdf

Download (166kB) | Preview

Abstract

Daun murbei (Morus alba l.) banyak digunakan untuk mengobati berbagai penyakit. Akar tanaman murbei diketahui dapat menyembuhkan luka. Penelitian mengenai manfaat daun murbei sebagai penyembuh luka belum banyak dilakukan. Salah satu parameter berlangsungnya penyembuha luka (wound healing) adalah munculnya sel fibroblas. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh salep ekstrak daun murbei (Morus Alba L.) terhadap jumlah fibroblas dalam proses penyembuhan luka sayat. Penelitian eksperimental dengan rancangan post test only control group design dilakukan selama 5 hari dengan subjek 26 mencit jantan dipilih secara random dan dibagi menjadi 4 kelompok. Pada punggung mencit dibuat luka insisi sepanjang ± 2cm kemudian diolesi aquades, povidone iodine, dan salep ekstrak daun murbei. K-I sebagai kontrol negative (aquades), K-II (povidone iodine), K-III (salep ekstrak daun murbei 40%) dan K-IV (salep ekstrak daun murbei 80%). Masing – masing kelompok diamati perbedaan jumlah fibroblas pada preparat kulit mencit. Rata - rata jumlah fibroblas tertinggi adalah K-IV yaitu 19.06±1.09 dan terendah adalah K-I yaitu 9.13±0.86. Hasil analisa perbedaan antara masing-masing kelompok perlakuan diperoleh perbedaan signifikan pada seluruh kelompok kecuali pada K II-IV didapatkan hasil tidak signifikan. Salep ekstrak daun murbei meningkatkan jumlah fibroblas dalam penyembuhan luka sayat. Kata kunci :Daun Murbei, Fibroblas, Luka Sayat, Wound healing

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 05 Aug 2015 02:09
Last Modified: 05 Aug 2015 02:09
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/125

Actions (login required)

View Item View Item