KEDUDUKAN HUKUM AKTA KUASA MENJUAL TERHADAP AGUNAN YANG AKAN DIBEBANI HAK TANGGUNGAN (STUDY KASUS DI PT. BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK. KANTOR CABANG PEKALONGAN)

ANGGORO, RIAN DWI (2018) KEDUDUKAN HUKUM AKTA KUASA MENJUAL TERHADAP AGUNAN YANG AKAN DIBEBANI HAK TANGGUNGAN (STUDY KASUS DI PT. BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK. KANTOR CABANG PEKALONGAN). Masters thesis, Fakultas Hukum UNISSULA.

[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (91kB) | Preview
[img]
Preview
Text
babI.pdf

Download (537kB) | Preview
[img] Text
babII.pdf
Restricted to Registered users only

Download (814kB)
[img] Text
babIII.pdf
Restricted to Registered users only

Download (382kB)
[img] Text
babIV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (98kB)
[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (840kB) | Preview
[img]
Preview
Text
daftar_pustaka.pdf

Download (307kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftarisi.pdf

Download (98kB) | Preview
[img]
Preview
Text
lampiran.pdf

Download (81kB) | Preview
[img]
Preview
Text
babV.pdf

Download (81kB) | Preview
[img]
Preview
Text
publikasi.pdf

Download (263kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Dalam suatu proses pemberian kredit perbankan pada umumnya debitur wajib memberikan jaminan kebendaan yang diikat dengan Hak Tanggungan. Tujuan pemberian kredit dengan jaminan hak tanggungan tersebut adalah agar bank selaku kreditur dalam pemberian kreditnya kepada debitur dapat terjamin keamanan pelaksanaan pembayaran penyaluran kredit dikemudian hari apabila debitur wanprestasi, namun terdapat suatu kondisi dimana agunan pada jenis kredit tertentu oleh peraturan perundang-undangan hanya dilakukan pengikatan sebatas pada pembuatan surat kuasa memasang hak tanggungan. Penelitian. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan pengikatan agunan pada proses pemberian fasilitas kredit pemilikan rumah subsidi di PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Kantor Cabang Pekalongan tidak dilaksanakan pengikatan secara sempurna menggunakan hak tanggungan, kedudukan hukum akta kuasa menjual terhadap agunan yang akan dibebani hak tanggungan dalam proses pemberian fasilitas kredit subsidi, dan bentuk perlindungan hukum bagi pemberi kuasa pada penggunaan akta kuasa menjual. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis empiris atau Sosio Legal Research. Spesisifikasi penelitian dilakukan secara Deskriptif Analitis, Pengumpulan data dilakukan melalui kepustakaan, observasi dan wawancara.. Kerangka Teoritis yang digunakan adalah teori kepastian hukum, teori negara hukum, teori perjanjian, teori keadilan dan teori perlindungan hukum. Dari hasil penelitian diketahui bahwa penyebab dari tidak dilaksanakannya pengikatan secara sempurna menggunakan hak tanggungan dalam proses pemberian kredit pemilikan rumah subsidi di PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Kantor Cabang Pekalongan adalah karena jenis kredit pemilikan rumah subsidi merupakan jenis kredit tertentu yang diatur dalam peraturan perundang-undangan yang mana proses pengikatan hanya sebatas pada surat kuasa memasang hak tanggungan. Atas dasar alasan tersebut pihak bank meminta kepada Notaris / PPAT untuk dapat menerbitkan akta kuasa menjual yang bertujuan apabila debitur wanprestasi, bank selaku kreditur dapat melaksanakan penjualan untuk mendapatkan pelunasan kredit. Namun apabila surat kuasa memasang hak tanggungan telah ditingkatkan menjadi Akta Pembebanan Hak Tanggungan dan telah didaftarkan untuk mendapatkan sertifikat Hak Tanggungan maka proses eksekusi agunan harus tunduk terhadap undang-undang Hak Tanggungan. Pembuatan akta kuasa menjual secara notariil merupakan bentuk perlindungan hukum bagi debitur selaku pemberi kuasa. Kata Kunci : Akta Kuasa Menjual, Agunan yang akan dibebani Hak Tanggungan, Kredit pemilikan rumah subsidi.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Pascasarjana
Pascasarjana > Magister Kenotariatan
Depositing User: Pustakawan 1 UNISSULA
Date Deposited: 30 Apr 2019 02:06
Last Modified: 30 Apr 2019 02:06
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/12137

Actions (login required)

View Item View Item