PENGARUH EKSTRAK TEH HIJAU (Camellia sinensis) TERHADAP VIABILITAS SPERMATOZOA - Studi Eksperimental pada Mencit (Mus musculus, L) Balb/C Jantan yang Dipapar Asap Obat Nyamuk Bakar

Rachman, Sulistyani Afiyatun (2018) PENGARUH EKSTRAK TEH HIJAU (Camellia sinensis) TERHADAP VIABILITAS SPERMATOZOA - Studi Eksperimental pada Mencit (Mus musculus, L) Balb/C Jantan yang Dipapar Asap Obat Nyamuk Bakar. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (737kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (150kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (118kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (181kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Publikasi.pdf

Download (407kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (182kB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (573kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (235kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (273kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (94kB)

Abstract

Radikal bebas dari asap obat nyamuk bakar mengakibatkan stress oksidatif yang dapat mengakibatkan terjadinya infertilitas, salah satunya diakibatkan rendahnya viabilitas spermatozoa. Teh hijau mengandung antioksidan yang dapat menetralisir radikal bebas. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh ekstrak teh hijau terhadap viabilitas spermatozoa pada mencit yang dipapar asap obat nyamuk bakar. Penelitian eksperimental ini menggunakan rancanangan post test only randomized control grup design dengan sampel 25 ekor mencit Balb/C jantan yang dibagi dalam 5 kelompok, yaitu K normal (tidak diberi paparan asap obat nyamuk bakar dan ekstrak teh hijau), K negatif (dipapar asap obat nyamuk bakar), kelompok P1, P2, dan P3 diberi paparan asap obat nyamuk dan ekstrak teh hijau dosis 14, 28, dan 56 mg/ekor/hari. Paparan asap obat nyamuk bakar dilakukan 8 jam/hari selama 28 hari. Pengamatan viabilitas spermatozoa dilakukan pada hari ke 29, selanjutnya dilakukan uji Kruskal Wallis dan uji Mann Whitney. Rerata viabilitas spermatozoa kelima kelompok adalah K normal 85.20±5.76%, K negatif 75.20±7.09%, P1 84.00±4.47%, P2 81.60±9.10%, P3 74.20±4.82%. Data dianalisis dengan uji Kruskal Wallis, diperoleh nilai p sebesar 0,049 (p<0,05) maka dinyatakan terdapat perbedaan rerata viabilitas spermatozoa yang bermakna diantara kelima kelompok, dilanjutkan uji Mann Whitney menunjukkan perbedaan bermakna (p<0,05) pada K normal dengan K negatif, K normal dengan P3, K negatif dengan P1, dan P1 dengan P3. Pada P2 dengan P3 tidak ditemukan perbedaan bermakna. Dapat disimpulkan bahwa ektrak teh hijau berpengaruh dalam mencegah penurunan viabilitas spermatozoa mencit yang dipapar asap obat nyamuk bakar. Kata kunci : Teh hijau, Viabilitas spermatozoa, Asap obat nyamuk bakar

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 05 Oct 2018 04:51
Last Modified: 05 Oct 2018 04:51
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/11226

Actions (login required)

View Item View Item