PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK SELEDRI (Apium graveolens L.) TERHADAP ATEROSKLEROSIS : Jumlah Sel Busa Dan Ketebalan Dinding Aorta Abdominalis

Budi, Dini Wurnaning (2015) PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK SELEDRI (Apium graveolens L.) TERHADAP ATEROSKLEROSIS : Jumlah Sel Busa Dan Ketebalan Dinding Aorta Abdominalis. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
KTI_Dini Wurnaning Budi_012116368_Pegaruh Pemberian Ekstrak _Cover.pdf

Download (52kB) | Preview
[img]
Preview
Text
KTI_Dini Wurnaning Budi_012116368_Pegaruh Pemberian Ekstrak _Daftar Isi.pdf

Download (187kB) | Preview
[img]
Preview
Text
KTI_Dini Wurnaning Budi_012116368_Pegaruh Pemberian Ekstrak _Intisari.pdf

Download (6kB) | Preview

Abstract

Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan penyebab utama yang sering menyebabkan kematian. Banyak upaya yang digunakan untuk menurunkan angka kematian akibat PJK, salah satunya dengan pemberian fitofarmaka ekstrak seledri (Apium graviolens L.). Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah pemberian ekstrak seledri. dapat menurunkan jumlah sel busa dan ketebalan dinding aorta abdominalis pada tikus galur wistar yang telah diinduksi adrenalin i.v dan diet kuning telur selama tiga puluh hari. Penelitian ini merupakan penelitian experimental, Post-test only control group design pada 24 ekor tikus putih jantan yang dibagi menjadi 4 kelompok yang terdiri dari 6 ekor tikus. Perlakuan diberikan selama 30 hari. Kelompok I diberikan akuades sebagai kontrol, kelompok II, III, IV diberi ekstrak seledri dosis 50, 75 dan 100 mg/kg BB/hari. Selanjutnya tikus didekapitasi dan dilakukan hitung jumlah sel busa dan ketebalan dinding aorta abdominalis. Data yang diperoleh dianalisis dengan beda Kruskal Wallis dan dilanjutkan uji Man Whitney. Hasil penelitian menunjukan terdapat pengaruh antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan pada perhitungan jumlah sel busa p<0,05. Hasil rerata perhitungan ketebalan dinding aorta abdominalis didapatkan kelompok I = 351,18 µm, kelompok II = 310,70 µm, kelompok III = 292,87, dan kelompok IV = 288,49. Hasil perhitungan uji beda Kruskal Wallis p > 0,05. Kesimpulan secara statistik pemberian ekstrak seledri signifikan berpengaruh terhadap jumlah sel busa. Namun tidak berpengaruh secara signifikan terhadap ketebalan dinding aorta abdominalis. Kata kunci : Ekstrak, Seledri, Sel busa, Ketebalan dinding aorta

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 05 Aug 2015 01:12
Last Modified: 05 Aug 2015 01:12
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/112

Actions (login required)

View Item View Item