PENGARUH SERUM TIKUS LUKA DENGAN MASA INKUBASI 48 JAM TERHADAP KADAR TGF-β MESENCHYMAL STEM CELL (Studi Eksperimental In Vitro Pemberian Serum Tikus Luka Konsentrasi 10% dan 25% dengan Inkubasi 48 Jam)

Fahreza, Rakha (2018) PENGARUH SERUM TIKUS LUKA DENGAN MASA INKUBASI 48 JAM TERHADAP KADAR TGF-β MESENCHYMAL STEM CELL (Studi Eksperimental In Vitro Pemberian Serum Tikus Luka Konsentrasi 10% dan 25% dengan Inkubasi 48 Jam). Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
2. Abstrak.pdf

Download (332kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Publikasi.pdf

Download (527kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. Daftar Isi.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. BAB I.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
5. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
6. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
7. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
1. Cover.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
9. Daftar Pustaka.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
8. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Kondisi luka memacu stem cell yang ada di dalam tubuh menjadi aktif. Memperbaiki jaringan yang sudah rusak pada dasarnya merupakan tugas dari stem cell. Selain menggunakan stem cell, growth factor yang dihasilkan dari stem cell menjadi alternatif dalam penyembuhan luka. Kadar growth factor dapat ditingkatkan dengan cara menstimulasi MSC saat kultur. Stimulasi MSC dapat menggunakan agen inflamasi berupa TNF-α pada saat kultur MSC. TNF- α merupakan sitokin utama yang yang meningkat selama tahap awal dari penyembuhan luka yang dapat diisolasi dalam bentuk serum. Pengaktifan MSC ini menyebabkan MSC mengeluarkan mediator-mediator seperti TGF-β. Peran TGF-β menstimulasi dari kemotaksis fibroblas sehingga mempercepat penyembuhan luka. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui pengaruh serum tikus luka pada MSC terhadap kadar TGF-β. Metode penelitian eksperimental secara in vitro menggunakan post test control group design pada kultur MSC yang dibagi berdasarkan 3 pengelompokan yaitu kelompok yang dilakukan kontrol (K), kelompok P1 (konsentrasi 10% serum tikus luka), kelompok P2 (konsentrasi 25% serum tikus luka) dan selanjutnya diinkubasi selama 48 jam. Pengukuran kadar TGF-β dengan menggunakan ELISA. Hasil data penelitian diuji menggunakan One Way Anova dan setelah itu di teruskan dengan Post Hoc LSD. Didapatkan hasil penelitian jumlah rata-rata kadar TGF-β pada K (31,75±0,79 pg/ml); kelompok P1 (24,67±1,31 pg/ml); kelompok P2 (28,69±0,73 pg/ml). Hasil uji One Way Anova menunjukkan perbedaan yang bermakna dengan nilai p=0,000 (p<0,05). Kesimpulan penelitian ini menunjukan terdapat pengaruh pada pemberian serum luka dengan konsentrasi 10% dan 25% pada Mesenchymal Stem Cell terhadap kadar TGF-β. Kata Kunci : mesenchymal stem cell, serum tikus luka, TGF-β

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 05 Oct 2018 04:54
Last Modified: 05 Oct 2018 04:54
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/11157

Actions (login required)

View Item View Item