PENGARUH MULTI PROBIOTIK (Lactobacillus acidophillus, Streptococcus thermophilus, Lactobacillus bulgaricus dan Bifidobacterium) TERHADAP KADAR IL-4 PADA PENDERITA RHINITIS ALERGI SEDANG - BERAT Studi Eksperimental terhadap Mahasiswa Fakultas KedokteranUniversitas Islam Sultan Agung Semarang Angkatan 2012-2013

Artanti, Dina (2015) PENGARUH MULTI PROBIOTIK (Lactobacillus acidophillus, Streptococcus thermophilus, Lactobacillus bulgaricus dan Bifidobacterium) TERHADAP KADAR IL-4 PADA PENDERITA RHINITIS ALERGI SEDANG - BERAT Studi Eksperimental terhadap Mahasiswa Fakultas KedokteranUniversitas Islam Sultan Agung Semarang Angkatan 2012-2013. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
Dina Artanti 01.211.6366_Cover.pdf

Download (133kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Dina Artanti 01.211.6366_Daftar Isi.pdf

Download (197kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Dina Artanti 01.211.6366_Intisari.pdf

Download (154kB) | Preview

Abstract

Pengobatan gejala rhinitis alergi yang lebih praktis, dan murah perlu diupayakan mengingat berbagai terapi yang telah ada memiliki keterbatasan baik dari durasi pengobatan yang lama maupun dari segi biaya. Terapi medikamentosa yang dilakukan oleh para ahli belum memberikan hasil yang memuaskan karena efek samping pengobatan sehingga diarahkan pada pemberian multi probiotik (Lactobacillus acidophillus, Streptococcus thermophilus, Lactobacillus bulgaricus dan Bifidobacterium) yang dapat menekan produksi IL-4 melalui sel Th2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh multi probiotikterhadap perubahan kadar IL-4 pada penderita rhinitis alergi sedang-berat. Penelitian eksperimental dengan randomized control group pretest – posttest design, dilakukan pada 33 orang penderita rhinitis alergi, dibagi dalam 2 kelompok: 17 orang di kelompok perlakuan dan 16 orang di kelompok kontrol. Treatment pada kelompok perlakuan diberikan multiprobiotik, sedangkan di kelompok kontrol diberikan susu nonfermentasi masing-masing sebanyak 125 ml selama 30 hari. Uji Wilcoxon digunakan untuk membandingkan rata-rata kadar IL-4 sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kadar IL-4 sesudah perlakuan multi probiotik (113,03 mg/dl) secara signifikan lebih rendah daripada sebelum perlakuan (136,08 mg/dl) (p=0,010), sedangkan rata-rata kadar IL-4 pada kelompok kontrol sesudah perlakuan lebih tinggi daripada sebelum perlakuan, namun tidak signifikan (p=0,234). Kesimpulan: pemberian multi probiotik (Lactobacillus acidophillus, Streptococcus thermophilus, Lactobacillus bulgaricus dan Bifidobacterium) memberi efek menurunkan kadar IL-4 pada penderita rhinitis alergi sedang-berat. Kata kunci: Multi Probiotik, Kadar IL-4, Rhinitis Alergi Sedang-Berat.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 05 Aug 2015 01:13
Last Modified: 05 Aug 2015 01:13
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/111

Actions (login required)

View Item View Item