PENGARUH EKSTRAK DAUN BINAHONG (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) TERHADAP RESPON NYERI - Studi Eksperimental pada Mencit BALB/c yang Diinduksi Thermal
Berkas Tugas Akhir
5. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
6. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
7. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
8. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Daun Binahong mengandung flavonoid, saponin dan steroid yang telah terbukti memiliki efek antiinflamasi. Daun binahong diduga mempunyai efek analgesik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efek analgesik ekstrak daun binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis).
Penelitian eksperimen ini menggunakan rancangan penelitian post test only control group design, menggunakan 25 ekor mencit BALB/c, berumur 2-3 bulan dengan berat 23-29 gram. Subjek dibagi dalam 5 kelompok (2 kontrol dan 3 perlakuan). Rata-rata dari suhu yang dijadikan sebagai suhu hot plate yaitu 50oC. Kontrol negatif diberikan 1 ml aquadest, kontrol positif diberikan 1,3 mg/20gBB paracetamol, kelompok perlakuan 1, 2, dan 3 diberi perlakuan ekstrak daun binahong 3,64 mg/20gBB, 7,28 mg/20gBB, dan 14,56 mg/20gBB. Efek analgesik diukur pada hari ke delapan dengan menghitung jumlah lompatan dan banyaknya mencit menjilat kaki. Kemudian data dianalisis menggunakan uji Anova satu arah dan dilanjutkan dengan uji LSD.
Hasil Uji Anova satu arah diperoleh nilai p=0,001 (p<0,05), Hasil uji LSD menunjukkan bahwa kelompok perlakuan berbeda secara nyata dengan kelompok kontrol negative dan kelompok kontrol positif dengan rerata jumlah respon nyeri kelompok perlakuan 3 menunjukkan angka rerata paling rendah.
Penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak daun binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) memiliki efek analgesik pada mencit.
Kata Kunci : efek analgesik, ekstrak daun binahong, (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis), flavonoid, saponin, steroid
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
