REDESAIN STRUKTUR GEDUNG HOTEL BEST WESTERN WIN SEMARANG

Asriantin, Devita Wahyu and Wardani, Veby Ayu (2015) REDESAIN STRUKTUR GEDUNG HOTEL BEST WESTERN WIN SEMARANG. Undergraduate thesis, Fakultas Teknik UNISSULA.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (11kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (98kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (742kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (7kB) | Preview

Abstract

Perencanaan Struktur Gedung Hotel Best Western Win Semarang menurut SNI 03-2847-2002 pasal 23.2.3, menyebutkan bahwa untuk daerah dengan resiko gempa menengah, harus digunakan sistem rangka pemikul momen khusus atau menengah, atau sistem dinding struktur beton biasa atau khusus untuk memikul gaya-gaya yang diakibatkan oleh gempa. Gedung didisain menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Dirancang kuat terhadap beberapa kombinasi pembebanan seperti beban mati, beban hidup, dan beban gempa yang tertera pada SNI 1726-2012 pasal 4.2.2. Sistem ini direncanakan menggunakan konsep kolom kuat – balok lemah, dimana elemen vertikal dari struktur (kolom) lebih kuat dari elemen horisontal dari struktur (balok), agar sendi plastis terbentuk terlebih dahulu pada bagian balok. Joint-joint pada hubungan balok – kolom juga harus didisain dengan baik agar tidak terjadi keruntuhan. Hasil analisis struktur menggunakan software SANSPRO versi 4.9 untuk membantu menentukan gaya-gaya yang bekerja pada struktur, selanjutnya digunakan untuk meghitung penulangan, dan pengecekan kekuatan pada struktur. Tahapan perncanaan struktur diantaranya menganalisa keadaan serta kondisi tanah, perancangan konfigurasi struktur bangunan berikut sistem strukturnya, penentuan beban–beban yang bekerja pada struktur, penentuan dimensi dan penulangan elemen struktur, dan terakhir pembuatan gambar disain. Berdasarkan hasil perhitungan, pada struktur pelat lantai beton bertulang terdapat 3 tipe dengan ketebalan yaitu 120 mm menggunakan tulangan Ø10 – 100 mm, ketebalan 180 mm dan 200 mm menggunakan tulangan Ø10 – 150 mm. Untuk struktur balok anak terdapat 6 tipe dengan dimensi terbesar (200 x 400) mm, menggunakan tulangan pokok 4 D 19, tulangan geser tumpuan Ø12 – 100 mm, dan tulangan geser lapangan Ø12 – 200. Untuk struktur balok induk terdapat 10 tipe dengan dimensi terbesar (300 x 600) mm, menggunakan tulangan pokok 15 D 19, tulangan geser tumpuan Ø12 – 100 mm, dan tulangan geser lapangan Ø12 – 200 mm. Untuk struktur kolom terdapat 13 tipe dengan dimensi terbesar (650 x 1300) mm, menggunakan tulangan pokok 32 D 25, tulangan geser tumpuan Ø16 – 100 mm, dan tulangan geser lapangan Ø16 – 200 mm. Untuk struktur core wall dengan tebal 250 mm, menggunakan tulangan vertikal D19 – 350 mm, dan tulangan horisontal D13 – 250 mm. Pondasi yang digunakan adalah tiang pancang dengan diameter 60 cm, kedalaman 35 m. Kata kunci : SNI 03-2847-2002, SNI 1726-2012, Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK), Kolom Kuat - Balok Lemah, SANSPRO. 1) Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik UNISSULA. 2) Dosen Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik UNISSULA.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik
Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 03 Sep 2015 06:21
Last Modified: 03 Sep 2015 06:21
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/1101

Actions (login required)

View Item View Item